Beranda Karawang Balon Ketua Karang Taruna Bermunculan, Oma Miharja: Sah-sah Saja, Asal Jangan Saling...

Balon Ketua Karang Taruna Bermunculan, Oma Miharja: Sah-sah Saja, Asal Jangan Saling Sikut

KARAWANG,TVBERITA.CO.ID – Pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang rencananya akan dihelat dibulan Oktober 2019 mendatang. Sederet nama pun mulai bermunculan dalam perebutan posisi jabatan Ketua Karang Taruna.

 

Termasuk Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang periode 2014- 2019, Oma Miharja, yang dikabarkan akan mencalonkan diri kembali.

Oma Miharja, yang ditemui Tvberita.co.id Senin (23/9) kemarin, usai Sidang Rapat Paripurna Penetapan Unsur Pimpinan DPRD dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Karawang membenarkan, jika masa jabatannya sebagai Ketua Karang Taruna sudah habis di bulan Oktober besok.

Namun, ia belum bisa memastikan keinginannya untuk maju kembali dalam kontestasi pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten.

Pasalnya, Oma yang kini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat ini, sedang melihat Pengurus Kecamatan (PK) yang memang serius memberikan dukungan kepada dirinya.

“Belum, saya masih akan lihat pengurus kecamatan yang serius mendukung, kemungkinan saya juga akan mencalonkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut juga Oma mengungkapkan, Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Karawang sebenarnya belum pasti akan digelar di bulan Oktober mendatang, karena terkendala masalah anggaran. Sehingga bisa saja kemungkinan digelar bulan April 2020.

Alasannya, lanjut Oma menerangkan, karena untuk menggelar kegiatan Temu Karya Karang Taruna ini harus ada anggaran yang alokasi pendanaannya ada di Dinas Sosial Kabupaten Karawang.

“Ya, syukur-syukur Dinsos bisa menganggarkan bulan Oktober ini. Setelah Rapat Pengurus Pleno (RPP) kita akan bentuk panitianya, kita akan langsung gelar di bulan Oktober, atau jika tidak, di bulan April 2020 mendatang juga gak apa-apa,” jelasnya.

Dan sesuai Peraturan Organisasi, Temu Karya boleh digelar 6 bulan sesudah masa habis jabatan kepengurusan yang lama, namun tidak boleh digelar sebelum 6 bulan masa jabatan habis.

“Besok kita akan usulkan ke Dinas Sosial jika memang akan menggelar temu karya, namun tetap mengacu kepada anggaran, agar hal ini menjadi tidak liar, dan hanya ketua definitif saja yang bisa menggelar Temu Karya,” ulasnya.

Disoal mulai banyaknya kader-kader muda potensial yang siap bertarung dalam pemilihan ketua Karang Taruna Kabupaten, Oma menilai itu adalah sesuatu hal yang bagus.

Di mana artinya, kata Oma, kader-kader pemuda di Karawang hebat-hebat.

Namun ia pun mengingatkan, jika memang ingin membangun Karawang, tidak harus saling sikut.

“Jika ada yang ingin mencalonkan diri menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang sah-sah saja, baguslah, tapi jangan saling sikut, karena memang ada peraturan organisasinya yang mengatur mekanismenya,” tandas Oma.

“Saya serahkan kepada pengurus-pengurus karang taruna tingkat kecamatan, silakan saja jika memang kalian punya jagoan-jagoan silahkan muncul,” timpalnya. (nna/kie)

Komentar Facebook