Beranda Headline Banjir Karangligar, Komisi III Ketuk Keperdulian DPR RI dan DPRD Provinsi

Banjir Karangligar, Komisi III Ketuk Keperdulian DPR RI dan DPRD Provinsi

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Permasalahan banjir yang kerap terjadi setiap tahunnya di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat, tidak hanya membutuhkan perhatian pemerintahan daerah Kabupaten Karawang, namun juga dukungan penuh dari pemerintahan Propinsi dan pusat.

Pasalnya, melihat kondisi geografis Desa Karangligar yang berbentuk cekungan seperti mangkuk, dimana titik banjir Karangligar seperti kantung air saat musim penghujan tiba, ditambah air yang meluap dari dua sungai besar, yaitu Citarum dan Cibeet, membuat Pemkab Karawang tidak bisa sendirian menangani masalah banjir di wilayah tersebut karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Demokrat, Abas Hadimulyana mengatakan bahwa diperlukan membangun sinergitas yang lebih baik antar lembaga DPRD Kabupaten Karawang, dengan DPRD Propinsi maupun DPR RI dalam menangani banjir di Desa Karangligar.

Menurutnya, ada banyak wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VII diantaranya Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bekasi yang duduk mewakili di DPR RI yang bisa menyalurkan aspirasinya untuk membantu menuntaskan masalah Desa Karangligar.

Selain di DPR RI, wakil rakyat yang duduk mewakili Kabupaten Karawang di Propinsi Jawa Barat pun tidak sedikit. Sebanyaknya ada sekitar 8 anggota DPRD Propinsi yang berasal dari Daerah Pemilihan Jawa Barat X, yang juga bisa turut membantu.

“Kita harus komunikatif ya, harus bersinergi dari tingkatan pusat, propinsi sampai daerah, karena APBD Kabupaten Karawang jelas tidak mampu sendiri menyelesaikan permasalahan ini,” kata Abas penuh harap.

Abas berharap kepada para anggota DPR RI dan DPRD Propinsi Jawa Barat terutama di dapil (daerah pemilihan) yang mewakili Kabupaten Karawang agar terketuk hatinya, untuk mau bersama-sama membangun Karawang, terutama membantu warga masyarakat Desa Karangligar.