Beranda Bekasi Antisipasi Penyebaran Covid 19, Kadisdik Tindak Tegas Sekolah Tak Taat Edaran Pemerintah

Antisipasi Penyebaran Covid 19, Kadisdik Tindak Tegas Sekolah Tak Taat Edaran Pemerintah

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi langsung melakukan Sidak di Yayasan Ar Ridwan (Ponpes) Jalan H. Longkot Kp. Pedurenan RT.04 RW.01 Kel Jatiluhur, Jatiasih Kota Bekasi. Hal ini karena adanya laporan dari warga masyarakat bahwa sekolah tersebut tidak meliburkan para siswanya.

“Akhirnya akan meliburkan siswanya setelah Kami beri pemahaman tentang salah satu cara memutus penyebaran Virus Covid 19. Meski belajar di rumah (Home Learning) para siswa juga harus di pantau belajar di rumah. Di berikan tugasnya oleh masing-masing guru,” ungkap Inayatullah di Yayasan Ar -Ridwan (18/3).

Kadisdik memastikan akan mencabut ijin sekolah atau yayasan yang bandel tetap melakukan KBM di sekolah. Hal ini sesuai SE Mendagri, Mendikbud dan kebijakan Prov Jawa Barat serta Himbauan Pemerintah Kota Bekasi. Jika ada yang tidak mengindahkan edaran kegiatan belajar di rumah akan di berikan sanksi yang tegas.

“Ini upaya dari pemerintah, harus di jalankan. Jangan sampai nanti sudah kejadian baru melakukan antisipasi. Memang hingga saat ini belum ada laporan siswa yang positif Covid 19. Tapi harus di lakukan upaya pemutusan virus Covid 19,” tambahnya.

Inay mengungkap selain Yayasan Ar-Ridwan sebelumnya ada pengaduan sekolah lain, Mahanaim yang di laporkan tidak meliburkan siswa namun saat ini sudah diliburkan dan mematuhi surat edaran Dinas Pendidikan.

“Kita juga minta agar warga ikut serta mengawasi, jika ada sekolah yang belum di liburkan dari tanggal 16 Maret – 31 Maret silahkan lapor ke kami. Saya akan segera datangi dan memberikan pemahaman,” katanya.

Sementara Ketua Yayasan Ar -Ridwan Jatiasih Kota Bekasi Muslih memaparkan jika sebelumnya para siswanya tidak di liburkan karena beranggapan para siswa sudah di isolasi di asrama. Bahkan orang tua siswa tidak boleh menjenguk meski hanya mengantarkan pakaian.

“Kita sih nurut, karena Dinas dan Kemenag sudah melarang. Kita akan liburkan. Tadinya kita beranggapan ini akan mencegah penyebaran Corona jika siswa kami tidak libur dan sesalu ada di asrama. Siswa kita banyak dari pusat kota, ada yang dari Jakarta, Depok dan bahkan Bogor. Tapi karena kita mengikuti aturan kita liburkan,” ujarnya. (hms/kb)