Beranda Bekasi Asda III Kota Bekasi Angkat Bicara, Terkait Pemberitaan Proses Pemisahan Wilayah PDAM

Asda III Kota Bekasi Angkat Bicara, Terkait Pemberitaan Proses Pemisahan Wilayah PDAM

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID – Terkait adanya Pemberitaan tentang pelaksanaan proses Pemisahan Wilayah Layanan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Menjawab Pemberitaan tersebut Pemerintah Kota Bekasi menyampaikan gambaran umum, bahwa PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Bekasi Nomor 04/HK-PD/PU.031.1/VIII/81 tanggal 29 September 1981; Pada Tahun 2002 PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi dimiliki bersama antara: Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi sesuai dengan Perjanjian Kerjasama Nomor 503/08.11/𝑃𝐷𝐴𝑀/2002 690/381βˆ’π»π‘‚π‘…/𝑋𝐼𝐼/2002 tanggal 23 Desember 2002 tentang Kepemilikan dan Pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum Bekasi.

Asisten Derah III Pemerintah Kota Bekasi, Nadih Arifin angkat biacara dalam prescon dengan media yang didampingin Kabag Humas Pemerintah Kota Bekasi Sajekti Rubiah dan Kabag Ekonomi, Rabu (22/01/20).

“Sampai dengan Tahun 2019 PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi melayani pelanggan sebanyak Β± 211.020 pelanggan di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, dimana sebanyak 87.919 berada di Kota Bekasi,” ungkap Nadih Arifin saat dikonfirmasi kembali oleh Berita Bekasi.

Adapun kronologis proses pemisahan ini kata Asda III, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi telah melakukan kesepakatan Bersama Antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi Nomor 32/𝐾𝐡.690/π΄π‘‘π‘šπ‘Ÿπ‘’π‘˜/𝑉/2017 42 π‘‡π‘Žβ„Žπ‘’π‘› 2017 tentang Pengakhiran Surat Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bekasi Nomor 503/08.11/PDAM/2002 dan Nomor 690/381-HOR/XII/2002 tentang Kepemilikan dan Pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum Bekasi.

“Berdasarkan Kesepakatan Bersama dimaksud poin di atas, Bupati Bekasi dan Wali Kota Bekasi membuat Surat Kepada Kepala Perwakilan Provinsi Jawa Barat, sesuai Surat Nomor 500/2984/π΄π‘‘π‘šπ‘Ÿπ‘’π‘˜ 539/6058/π‘†π‘’π‘‘π‘‘π‘Ž.πΈπ‘˜ tanggal 16 Agustus 2017 yang dijawab,” jelasnya.

Melalui Surat Kepala Perwakilan Provinsi Jawa Barat Nomor S-527/PW10/4/2017 tanggal 30 Agustus 2017 hal Saran dan Pendapat atas Nilai Kompensasi Aset PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi dengan saran Pemkab Bekasi dan Pemkot Bekasi untuk menunjuk pihak penilai publik bersertifikat dalam melakukan penilaian aset.

” Sesuai saran sebagaimana poin b di atas, Bupati Bekasi dan Wali Kota Bekasi memerintahkan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi melalui Surat Bersama Nomor 500/2574/π΄π‘‘π‘šπ‘Ÿπ‘’π‘˜ 539/3746/π‘†π‘’π‘‘π‘‘π‘Ž.πΈπ‘˜ tanggal 17 Juli 2018 untuk melakukan penunjukan penilai Aset dan Penilai Penyertaan Modal.

Berdasarkan Surat bersama Bupati Bekasi dan Wali Kota Bekasi sebagaimana poin c di atas, Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi menunjuk KJPP Efendri Rais berdasarkan SPK Nomor 05/SPK/PPK-Konsult/PDAM-Bks/X/2018 tanggal 15 Oktober 2019. Berdasarkan SPK sebagaimana dimaksud poin 2 di atas, KJPP Efendri Rais telah selesai melakukan perhitungan sesuai Surat KJPP Efendri Rais Nomor 02/3.0032-00/P1/07/0266/I/I/2019 tanggal 16 Januari 2019 perihal Rekapitulasi hasil penilaian sebagai berikut:

“Berkenaan dengan hasil pelaksanaan perhitungan KJPP Efendri Rais tersebut, Pemerintah Kota Bekasi meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk bersama sama membahas hasil perhitungan KJPP dengan mendengarkan ekspose hasil penilaian KJPP.

Efendri Rais melalui Surat Sekretaris Daerah Kota Bekasi kepada sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 539/7346/Setda.Ek tanggal 28 Desember 2018 perihal Pelaksanaan Ekspose hasil perhitungan Asset PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi oleh KJPP Efendri Rais dan Surat Wali Kota Bekasi kepada Plt. Bupati Bekasi Nomor 539/936/Setda.Ek tanggal 14 Februari 2019 perihal Pelaksanaan Ekspose hasil Perhitungan Asset PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Oleh KJPP Efendri Rais, namun tidak ada tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sehinggan ekspose tersebut tidak dilaksanakan,” tuturnya. (ais/dhi)