Beranda Bekasi Dari Loper Koran Menjadi Rektor di IBM Bekasi dan Raih Doktor

Dari Loper Koran Menjadi Rektor di IBM Bekasi dan Raih Doktor

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID – Rektor Institut Bekasi Muhammadiyah Bekasi, Jaenudin yang dilantik pada Januari 2019 lalu, kini sudah mempertahankan Sidang Disertasinya dihadapan para dewan penguji dalam Sidang Terbuka Disertasi Universitas Negeri Jakarta, pada tanggal 13 Februari 2020, dengan judul Disertasi: Pengaruh Leader Membere Exchange, Dukungan Organisasi, Keterlibatan Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja, yang penelitiannya dilakukan kepada para dosen di Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Menurut Jaenudin, bahwa Lembaga Pendidikan Tinggi yang akan mencetak para generasi penerus dan SDM (Sumber Daya Manusia) kedepan harus mempunyai keunggulan dan kompetensi yang harus dilekatkan pada lulusannya.

“maka seorang dosen hendaknya tidak hanya memberikan pengetahuan akademik tapi harus mampu sebagai motor penggerak dan memberikan semangat sehingga mahasiswa dapat termotivasi untuk dapat berbuat dan berkarya kedepannya,” ungkap Jaenudin kepada Tvberita.co.id, Selasa (18/02/20).

Jaenudin, yang terlahir di Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan Jawa Barat, dari ayah bernama Tohri Almarhum dan ibu Suparni almarhummah, yang kini desanya akan terkena gusuran untuk pembuatan waduk Kuningan. Dia berucap

“Kebanggaan saya yaitu kedua orang tua, tapi sekarang sudah tiada dan kampung halaman pun sudah akan hilang, tapi semangat pengabdian dan perjuangan untuk terus mengabdikan ilmu,” tegas ayah dari 4 orang anak ini.

Perjalanan panjang Jaenudin dapat meraih gelar doktor, dimulai dari kuliah S1 di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung sambil berjualan koran (HU Pikiran Rakyat) di Kota Bandung untuk dapat menyelesaikan studinya, kemudian mendapatkan pekerjaan di Jakarta dan melanjutkan S2 di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Jakarta, karena keterbatasan dana dan sambil bekerja diselesaikan dalam waktu 7 tahun, kemudian meneruskan Program Doktor di UNJ dan karena keaktifan di organisasi dan medan dakwah maka Jaenudin dinobatkan sebagai Rektor IBM Bekasi periode 2019-2023 yang akhirnya dapat menyelesaikan program Doktornya.

Promotor sekaligus penguji Prof. Dr. Sylviana Murni, SH., M.Si menyampaikan “Seorang Doktor harus bermanfaat untuk umat dan niatkan segala aktifitas kita sebagai ibadah dan perjuangan” Promosi ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. HA. Malik Fadjar, M.Sc mantan Mendiknas, Menag, Dewan Pertimbangan Presiden RI, Jasa Pinara Gisti Konsulat Kerhormatan Kedutaan Ukrania, Prof. Dr. Mayitoh Chusnan, M.Ag Ketua BPH IBM Bekasi/Ketua PP ‘Aisyiyah, Bapqk H. Yusuf Lubis Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Palembang dan para undangan lainnya yang hadir di Gedung Bung Hatta Pascasarjana UNJ Rawamangun-Jakarta Timur.

“Pesan yang disampaikan saat itu, bahwa sekolah atau kuliah bukan semata karena dukungan materi tapi semangat dan pantang menyerah itu kunci utama, bukan juga karena pandai semata tapi harus disertai dengan keuletan dan ketekunan. Maka untuk para generasi muda terus,” bebernya.

lah berkuliah karena konsep belajar adalah sepanjang hayat, jaman sekarang kalau mahasiwa aktif dan kreatif sangat mudah untuk mencari uang, bisa gojek, grab, jualan online dan lain-lain.

“Kemauan, kerja keras, semangat, doa dan ridho orang tua adalah kesuksesan yang menunggu anda semuanya,” jelasnya. (ais/dhi)