Beranda Bekasi DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Sediakan Ruang Khusus untuk Penelitian Para Dosen

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Sediakan Ruang Khusus untuk Penelitian Para Dosen

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID – Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman Juowono Putro, B.Eng .,M.Si mengapresiasi pemasukan dari para dosen di Kota Bekasi terkait dorongan kepada Pemerintah Kota Bekasi agar menyediakan ruang untuk penelitian dan risetnya, dalam acara Rapat Kerja (Raker) dan Seminar bertajuk “Peran Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Dalam Pengembangan Riset Dosen dengan Kolaborasi Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Pemerintah dan Industri di Bekasi Raya” Sabtu (07/03/20) di Aula STMIK Bani Saleh Bekasi, Keluarahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

“Kita ini telah kehilangan kesempatan mutiara-mutiara pemikiran yang perlu di bentuk yang lebih baik. Harus saya akui, profesi seorang dosen saat ini jadi tantangan terbesar didunia.

“Kalau kita lihat dibeberapa negara maju, dosen-dosen yang sudah jadi profesor. Ini profesi yang menjadi puncak, dimana posisi sosial di masyarakat, dibawahnya itu ada advokat dihargai sangat menguggulkan pemikiran struktur sosial itu sangat di hargai ,” ungkap Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman Juwono Putro kepada Berita Bekasi, Senin (09/03/20).

Chairoman memaparkan, selama 8 tahun dirinya tinggal di Tokyo, Jepang. Banyak ilmu dan kebudayaan yang didapat, serta mengalami bagaimana menyelami sebuah masyarakat yang sangat menghargai indeks kualitas itu.

“maka profesor itu puncak banyak di harga oleh masyarakat. Dosen itu sangat luar biasa dengan ilmuwan, dan saya berharap hal ini bisa merupakan bentuk bagaimana sesungguhnya manfaat seorang dosen,” jelasnya

Ada berapa hal yang harus disampaikan, didalam ini harus ada satu forum yang dibuka dan berkolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi, Aptisi dan ADI Bekasi Raya yang memadukan ketiga ini sumber daya Litbang itu ada di perguruan tinggi

“Pemerintah Kota Bekasi juga harus menerima Produk dari perguruan tinggi, dan perlu memadukan ketiganya, lalu di mix dengan unsur meningkatkan daya saing. Pertama adalah SDM, tetap produknya ada di Perguruan tinggi, dan penggunaanya nanti adalah Pemerintahan dan Industri, “ tutur Chairoman

Kemudian kehadiran teknologi, hampir fasilitas di semua PTS menggunakan teknologi di Era Industri 4.0 ini dan inovasi yang harus dikembangkan.

Namun juga masyarakatnya harus cerdas, dan di Kota Bekasi ini juga sudah ada Ketua Dewan Cerdas harus dimanfaatkan sebaik mungkin,

“Saya berharap kepada para PTS dan para Dosen harus punya keberanian untuk menciptakan branding- branding baru. Yang pertama adalah SDM di Kota Bekasi ini sangat luar biasa besar dari sisi tingkat pendidikan, professional,” kata Chairoman. (ais/dhi)