Beranda Bekasi MUSDA IV MUI Kota Bekasi, Wali Kota Berharap MUI Bisa Ikut Membangun...

MUSDA IV MUI Kota Bekasi, Wali Kota Berharap MUI Bisa Ikut Membangun Visi Kota Bekasi

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID – Mengusung tema peran ulama dalam membangun Khoiru ummah menuju Bekasi ihsan, Musyawarah Daerah (Musda) IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi diadakan di gedung Asrama Haji Ruang Shofa. Hadir beberapa tokoh agama islam yang akan melaksanakan proses Musda IV tersebut.

Terlihat, Ketua MUI Kota Bekasi, KH. Zhamaksari Abdul Majid, Kepala Kementerian Agama Kota Bekasi, H. Mujani, Ketua DMI Kota Bekasi merangkap Ketua DMI Provinsi Jawa Barat, KH. Abdul Sodiq dan beberapa tokoh agama dari organisasi islam hadir dalam acara tersebut.

KH. Zamaksari, selaku Ketua MUI Kota Bekasi yang telah meneruskan Ketua MUI Kota Bekasi, Alm. Mursyid Kamil menyampaikan selama proses pergantian antar waktu seusai guru besar kita meninggalkan dunia ini, telah mengadakan beberapa agenda besar dan program kerja untuk MUI Kota Bekasi, diantaranya, Pembinaan mualaf yang juga kerja sama dengan Baznas Kota Bekasi dan beberapa proses MUSDA I hingga penutupan MUSDA IV ini, yang akan terlahir pemimpin untuk penguat para ulama di Kota Bekasi.

Dilaporkan oleh Ketua Panitia MUSDA IV, Chasnul Pasaribu untuk peserta MUSDA IV ini, terdiri dari pengurus harian 12 orang, Pimpinan MUI Kecamatan yang diwakili 2 orang, Ormas Agama Islam mewakili, para peninjau dan akan dilaksanakan 69 orang, di Musda ini, akan dilaksanakan laporan kegiatan MUI Kota Bekasi, selama 5 tahun terakhir ini, dan memilih Ketua Umum MUI Kota Bekasi yang baru.

Ketua MUI Kota Bekasi mengucapkan terima kasih telah hadir untuk membuka proses musyawarah ini, pelaksanaan Musda merupakan hajat 5 tahun sekali, menyelenggarakan memililh pengurus baru, dijelaskan kembali saya melanjutkan dan menjadi Ketua MUI Pengurus Antar Waktu (PAW) menyelesaikan sampai tahun 2019 ini, dengan mengintegrasikan mengkomunikasikan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Ulama sudah pancasialis, sudah cinta NKRI, Mari kita bersama pengurus MUI Kota Bekasi, mewujudkan ulama yang ilmu sains dan ilmu lain-lain, ilmiah dan amalaiyah, dan pastinya untuk menjadikan Kota Bekasi yang ihsan,” ujar Zamaksari.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan luapan bangga hati dengan adanya MUSDA IV ini, berterima kasih kepada Alm. Mursyid Kamil yamg menjadikan sosok guru besar untuk di Kota Bekasi, mengajarkan banyak hal dan sampai dipenghujung hayatnya telah berkontribusi besar di MUI Kota Bekasi, begitu juga kepada Ketua MUI PAW, KH. Zamaksari yang telah juga berperan besar kepada para ulama di Kota Bekasi, menyatukan para ulama dan umaroh agar menjadikan Kota Bekasi yang tercinta ini sebagai Kota yang nyaman dan aman.

Kota Bekasi dengan keberagaman jenis, dari suku, budaya, ras, golongan dan agama, dengan MUI Kota Bekasi berhasil juga mendapatkan penghargaan Kota Layak HAM, sehingga perbedaan bisa disatukan semua di Kota Bekasi, karena Kota Bekasi adalah multietnik, tentunya itu hasil keras warga dan semua juga berperan, agar menjadi Kota yang Ihsan.

Kita bisa rasakan hasil pembangunan, akan dapat bantuan 4 titik IPAL terpadu dari Kementrian PUPR, jika kita memiliki komitmen dalam 10 hingga 20 tahun kedepan, masalah Bantar Gebang itu selesai, pemerintah daerah punya hirarki hubungan untuk sebuah kesepakatan bersama, untuk melakukan program startegis yang dijabarkan setiap satu tahun kegiatan, maka pembangunan itu akan ada hasilnya untuk masyarakat.

Tidak hanya itu, pelayanan juga kita tempatkan satu staf di RW masing-masing, untuk melayani porses warga yang membutuhkan bantuan, kita menyelenggarakan pemerintahan itu bukan main-main lagi, merubah pola pikir adalah yang paling susah, kepala daerah diberi urusan wajib yaitu yang menjadi hak daerah yang berkenaan dengan pendidikan, kesehatan, keamanan dan ketertiban umum, dan juga sosial.

Berkenaan dana imbangan bagi hasil, regionalnya adalah Jawa Barat dan pintu gerbang dari Jawa Barat, menghasilkan pajak yang luar biasa, laju pertumbuhan ekonomi 5.82%, kita ini harus jaga bersama Kota ini, kita sudah mempunyai stadion, mempunyai rumah sakit yang mencapai 6 blok.

Kekurangan dan kelebihan proses pelayanan kesehatan akan terus kita gali, ini demi kepentingan masyarakat Kota Bekasi dan demi kemaslahatan warga masyarakat Kota Bekasi.

“Sebuah organisasi ada awal dan ada akhir dari jabatan, ayo kita bangun bersama dan bekerja bersama-sama demi kemaslahatan warga masyarakat Kota Bekasi, saya berpesan mengenai anggaran dengan Depag ormas, kita serahkan saja dan kita kontrol, ajak DPRD ajak yang lain, agar kita kontrol bersama agar kerja bisa maksimal,” tegas Wali Kota. (hms/kb)