Beranda Bekasi Walikota Bekasi Ancam Copot Camat dan Lurah Jika Minta Pungli

Walikota Bekasi Ancam Copot Camat dan Lurah Jika Minta Pungli

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID – Walikota Bekasi Rahmat Effendi tidak pernah bosan dan sering mengingatkan dalam siaran persnya, mengancam akan mencopot lurah dan camat yang membiarkan atau meminta pungutan liar (pungli) pada masyarakat dalam pembuatan dokumen apapun.

Hal ini sesuai dengan misinya yang ingin meningkatkan pelayanan dalam birokasi yang lebih baik terhadap publik. Apalagi, menurut pria asli Putra Bekasi ini, saat ini tim Saber Pungli sudah terbentuk dan masyarakat sangat kritis dalam menyampaikan aspirasi maupun keluhan soal pelayanan di Kelurahan maupun Kecamatan.

“Sudah dipertegas jauh-jauh hari, saya tidak akan tinggal diam. Sebab, saya tidak ingin mempertahankan aparatur di jajaran Pemkot Bekasi yang kinerjanya tidak maksimal, terutama melakukan pungli di wilayah Kelurahan dan Kecamatan yang masih banyak pengaduan dari masyarakat, karena itu akan berdampak buruk terhadap kinerja di birokrasi.

“Dan saya minta setiap lurah-lurah yang baru saja di rotasi belum lama ini dan camat harus mempersiapkan mental, disiplin dan etos kerja yang baik untuk bawahannya, serta berikan layanan terbaik bagi masyarakat yang membuat kepentingan dokumen lainnya” tegas pria yang akrap disapa Bang Pepen ini.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa keluhan masyarakat di Kota Bekasi sudah terlalu banyak menyangkut pelayanan publik dan adanya pungli kurang baik dan maksimal di setiap kelurahan dan kecamatan.

“Untuk itu, saya meminta pada lurah dan camat di wilayah masing-masing, apa lagi saat ini dalam keadaan krisis efek wabah Virus Corona Covid–19, dapat bekerja profesional dan maksimal melayani warga. Ciptakanlah perubahan. Harus ada inisiatif dalam menyelesaikan persoalan dan tanggap dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya lagi.

Selain itu, Walikota Bekasi juga mengajak seluruh camat dan lurah agar membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat atau warga selaku pemohon kebutuhan pembuatan dokumen apapaun untuk dilayani dengan tanggap dan sigap.

”serta menjaga semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat yang lagi mencekam ini karena wabah virus Covid-19, berikan pelayanan yang terbaik, agar masyarakat pun puas dilayani baik oleh birokrasi Kota Bekasi,” bebernya. (tim/dhi)