Beranda Regional BOR Terisi Penuh, Pemkab Karawang Berencana Tambah 150 Ranjang

BOR Terisi Penuh, Pemkab Karawang Berencana Tambah 150 Ranjang

Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Satgas Penanganan COVID-19 Karawang berencana menambah 150 ranjang khusus perawatan pasien COVID-19. Sebab saat ini BOR (bed occupancy ratio) sudah penuh terisi.

Sampai hari ini, terdapat 4.775 kasus aktif COVID-19 di Karawang. 1.067 orang di antaranya sedang dirawat di rumah sakit. Sementara 3.708 sisanya sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Padahal ketersediaan ranjang perawatan COVID-19 berada di angka 1.415 bed berdasarkan data yang dipaparkan Satgas Penanganan COVID-19 per Juni lalu. Jumlah itu sudah termasuk ranjang rumah sakit dan isolasi hotel yang ditunjuk pemerintah.

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh menuturkan, pihaknya sudah meninjau lima opsi tempat isolasi tambahan. Dari lima pilihan, terpilih tiga tempat. Nantinya ketiga tempat tersebut bakal menyediakan total 150 ranjang untuk perawatan pasien COVID-19.

“Kami sudah cek beberapa tempat. Di BLK (Balai Latihan Kerja) Disnakertrans Karawang bisa memuat 78 bed. Di mess klub sepakbola Persika 28 bed. Sisanya di Asrama Haji. Total 150 bed,” kata Aep Syaepuloh saat konferensi pers di Makodim Karawang, Selasa (7/6).

Pemerintah juga sedang mempertimbangkan untuk menggunakan gedung KNPI Karawang dan gedung Diklat sebagai ruang isolasi.

“Namun baru tiga tempat tadi yang memungkinkan dan representatif karena ada kamar mandi di dalam. Saya sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan soal apa saja yang harus disiapkan pemerintah,” sambung Aep.

Pemerintah tidak menyebut kapan ketiga tempat tersebut siap dipakai. Namun seperti diketahui, di awal pandemi, gedung BLK pernah dipakai sebagai ruang pemulihan pasien COVID-19 pasca keluar dari rumah sakit. (fyz)

Artikel sebelumnyaSIBAPER, Pengaduan Jalan Rusak
Artikel selanjutnyaDialog Produktif KPCPEN, PPKM Darurat Akan Sangat Ketat