
Sementara di saluran pembuang Kedunghurang, kebutuhan lahan untuk normalisasi mencapai 1,23 hektar, untuk tanggul 0,12 hektar, dan rumah pompa 0,66 hektar. Nilai kontraknya Rp 44,7 miliar.
Baca juga: Citarum Berstatus Awas, Bupati Karawang Bergerak Tengah Malam Pastikan Keselamatan Warga
Namun ia mengingatkan masih ada potensi akses masuk air ketika tinggi muka air meningkat drastis. Karena itu, diperlukan pembangunan tanggul di Sungai Cibeet, baik di sisi Karawang maupun Bekasi. Panjang tanggul total mencapai sekitar 11,84 kilometer dengan kebutuhan anggaran Rp 400 miliar.
“Dengan rencana normalisasi, pemasangan pintu air dan pompa, genangan yang sebelumnya mencapai 160 hektar dapat direduksi menjadi hanya beberapa hektar,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur tersebut ditargetkan rampung pada Juli hingga Agustus 2026.
“Ditargetkan pemasangan pintu air dan pompa selesai pada Juli–Agustus 2026, disertai normalisasi dan penanggulan di beberapa ruas saluran pembuang Cidawolong dan Kedunghurang,” tambah Deon. (*)








