Beranda Headline Bupati Karawang Bakal Beri Pekerjaan ke Anak Korban Kecelakaan Kontainer Maut, Sampaikan...

Bupati Karawang Bakal Beri Pekerjaan ke Anak Korban Kecelakaan Kontainer Maut, Sampaikan Duka Cita Mendalam

Bupati karawang dan kecelakaan kontainer
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengunjungi rumah duka korban kecelakaan kontainer maut di Perumahan CKM Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Senin (16/2) malam.

KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengunjungi rumah duka korban kecelakaan kontainer maut di Perumahan CKM Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Senin (16/2) malam.

Kehadiran Aep dan istri, Vida Syaepuloh beserta jajaran, disambut langsung pihak keluarga korban.

Pada kesempatan itu, Aep juga menyampaikan akan memberikan pekerjaan kepada korban selamat, Sifaul Iiiati Nur Alawiyah (19) yang merupakan anak tertua di keluarga tersebut.

Baca juga: Truk Terguling Bikin 3 Orang Tewas, Dishub Karawang Bakal Tutup Permanen Akses Jalan

Mengingat, kata dia, yang bersangkutan kini menjadi tulang punggung untuk kedua adiknya yang masih kecil.

“Saya akan masukkan coba keinginannya ingin masuk kerja. Insya Allah kita akan berikan tempat pekerjaan yang lebih baik. Ya minimal jadi ada penopang untuk keluarga,” katanya.

Akses jalan dibeton permanen
Dishub karawang truk terguling
Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang, Jawa Barat akan menutup permanen akses jalan turunan dari Jalan Baru ke arah bawah maupun sebaliknya di Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur.

Tak hanya itu, berkaca dari kecelakaan maut tersebut, Aep juga menegaskan telah menutup permanen akses jalan turunan tersebut.

Baca juga: Tangis Pilu Sifa, Saksikan Ayah, Ibu dan Adiknya Tertimpa Kontainer di Depan Mata

Sebagai gantinya, jalur alternatif di sisi seberang jalan turunan yang masih permukaan tanah, akan dibuatkan jalan permanen khusus kendaraan roda dua.

“Bahwa jalan itu akan hari ini kita tutup permanen. Karena memang di situ sangat curam juga. Nah ada jalur alternatif tentunya yang untuk bisa dilalui oleh motor, dan tentunya yang sebelah (seberangnya), tapi memang harus ada penanganan kurang lebih sekitar 200-300 meter,” kata dia.

“Insya Allah kita kerjakan di tahun sekarang juga. Jadi harapan kami ya tentunya masyarakat juga jangan misalkan ini ditutup, kenapa begini-begini, ya sudah lah. Muter sedikit pun gak ada masalah ya. Yang penting semuanya juga selamat,” tambah Aep.

Kejadian tersebut, menurutnya harus menjadi pelajaran bagi semuanya agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Terlebih kepada para sopir kendaraan bertonase besar agar tak memaksakan ego yang bisa menghilangkan nyawa.

“Saya berharap mudah-mudahan ini juga menjadi pelajaran untuk kita semuanya. keluarga yang ditinggalkan juga bisa diberikan ketabahan, dan kami juga ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di sini yang sangat luar biasa guyub,” serunya. (*)