
Ia mengurai, urusan pertahanan dan keamanan ialah kewenangan pemerintah pusat. Oleh karena itu, pemda hadir sebagai fasilitator dalam pembangunan pangkalan Brimob yang diperkirakan seluas 300 hektare ini.
Baca juga:Â Melihat Lebih Dekat Stasiun Kereta Cepat Karawang yang Belum Punya Akses Jalan
Baginya, Karawang sebagai sentra investasi mesti beriringan dengan sisi keamanan yang harus ditingkatkan.
“Keamanan dan investasi adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Keamanan harus kita utamakan, seraya memastikan iklim investasi berjalan dengan baik,” tegasnya.
“Hal-hal teknis, detail lainnya, akan kami bahas bersama Brimob dan teman-teman Kawasan agar secapatnya pembangunan Mako bisa dikerjakan,” tutup Cellica. (*)













