Beranda Karawang Cara SMAN 4 Karawang Bekali Siswa Pendidikan Anti Korupsi

Cara SMAN 4 Karawang Bekali Siswa Pendidikan Anti Korupsi

Sman 4 karawang anti korupsi
Menjelang peringatan hari anti korupsi tahun 2023, SMAN 4 Karawang tanamkan pendidikan anti korupsi dari hal terkecil.

KARAWANG – Menjelang peringatan hari anti korupsi tahun 2023, SMAN 4 Karawang tanamkan pendidikan anti korupsi dari hal terkecil.

Pembina OSIS SMAN 4 Karawang, Rizki Meikelda menyebutkan, pendidikan anti korupsi sudah seharusnya ditanamkan sejak dini kepada generasi muda melalui lembaga pendidikan.

Karena kondisinya sekarang, korupsi sudah menjadi hal lumrah dan membudaya.

Baca juga: Buku Tabungan-ATM Siswa Penerima PIP di SMAN 1 Bungursari Purwakarta Dikuasai Oknum Guru

“Tentu sangat bahaya ya, bahkan menurut saya Indonesia tidak maju-maju salah satunya karena korupsi,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis, 7 Desember 2023.

Menurutnya, hal-hal kecil seperti ketepatan waktu, sebisa mungkin harus dioptimalkan karena korupsi bukan soal materil saja.

Oleh karena itu, pihak sekolah menanamkan kepada siswa, hal kecil seperti korupsi waktu bisa menjadi pengaruh besar apabila tertanam dan menjadi kebiasaan (generasi muda).

Baca juga: Pemkab Karawang Dapat Hibah Tanah Rampasan Korupsi dari KPK

“Hal-hal kecil aja seperti tidak tepat waktu, itu sebenarnya korupsi dan di Indonesia membudaya tidak tepat waktu,” katanya.

Kemudian terkait penanaman pengetahuan korupsi, murid-murid mendapatkannya dari mata pelajaran PPKN dan diperkuat dengan pemahaman pondasi agama.

Meskipun Rizki sendiri pesimis korupsi di Indonesia akan hilang, ia berharap generasi muda bisa menerapkan hal-hal yang lebih baik.

“Sesekali ada sosialisasi dari KPK juga, mereka dapat gambaran bahaya korupsi dari situ, terus sekolah kita juga menghindari kegiatan potensial pungli, studytour enggak ada di kita. Kalaupun ada giat yang berhubungan dengan materil, kita ajarkan transparansi kepada mereka,” terangnya.

“Harapan besar Indonesia bebas korupsi, susah sih ya. Karena dari tingkat terkecil seperti RT, RW, Desa sudah terlalu biasa. Tapi setidaknya, generasi muda tidak boleh ikutan. Susahnya itu, orang ngerti kayak Mentri, bahkan KPKnya sendiri aja kena. Jadi pengetahuan bukan jaminan,” paparnya.

Baca juga: Sekolah Penggerak SMAN 1 Cikampek Ciptakan PJU Bertenaga Surya

Salah satu siswa SMAN 4 Karawang, Lily mengatakan, sebagai generasi muda ia memiliki tekad untuk memutus mata rantai korupsi di Indonesia.

Sumbangsih yang ia lakukan adalah menerapkan hal-hal kecil dan mempertahankan kesadaran bahwa korupsi sangat merugikan.

“Sebaiknya kita sadar dan menahan diri untuk tidak melakukannya. Kita generasi muda ingin negara lebih baik, minimal dilingkungan terkecil dulu seperti sekolah, budayanya harus lebih baik dan bebas dari perilaku koruptif,” pungkasnya. (*)