Beranda Karawang Cegah DBD dan Malaria, Lapas Karawang Lakukan Fogging di Seluruh Ruangan

Cegah DBD dan Malaria, Lapas Karawang Lakukan Fogging di Seluruh Ruangan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Karawang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melakukan pengasapan atau fogging di seluruh ruangan Lapas Karawang, Kamis (27/2).

Dua petugas fogging berkeliling di seluruh komplek lapas dan melakukan pengasapan di setiap sudut ruangan. Mulai dari kantor hingga seluruh ruangan tahanan dan narapidana.

Kasi Pembinaan dan Pendidikan (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Karawang, Kamesworo mengatakan proses fogging di dalam lapas merupakan kegiatan rutin sebagai upaya untuk memutus mata rantai demam berdarah, dengan membasmi nyamuk yang telah dewasa.

“Kegiatan fogging ini rutin dilakukan setiap tahun diawal musim penghujan untuk mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah, ” katanya.

Menurutnya, lapas menjadi salah satu lokasi yang memiliki risiko tinggi penyeberangan demam berdarah. Hal ini terjadi jumlah penghuninya cukup banyak.

Sementara Dokter Lapas Kelas IIA Karawang, Dr. Eddy Siahaan mengatakan program pengasapan dalam tempat kerjanya tersebut juga sesuai dengan instruksi dari Direktur Jendral Pemasyarakat Kementerian Hukum dan HAM.

“Alhamdulillah dalam 2 tahun ini kasus DBD di Lapas Karawang tidak ditemukan. Ini merupakan capaian positif mengingat potensi DBD di Lapas diketahui sangat tinggi, tertama di ruang tahanan,” terangnya.

Pihaknya mengaku, dinkes cukup responsif saat diminta melakukan pengasapan di lingkungan pemasayrakatan.

Pihaknya menambahkan, untuk proses pencegahan penyebaran nyamuk Aedes Aegepty, pihaknya juga meminta seluruh penghuni lapas untuk meningkatkan kebersihan di masing-masing kamar maupun lingkungan sekitarnya.

“Sebetulnya proses pembersihan rutin kami lakukan, bahkan setiap seminggu sekali ada korve dari Lapas Karawang. Akan tetapi di musim demam berdarah ini kami ingin lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (ris/dhi)