Beranda Karawang Cerita Kampung Santri di Jayakerta, Perburuan Lukas oleh Belanda Setelah dari Rawagede

Cerita Kampung Santri di Jayakerta, Perburuan Lukas oleh Belanda Setelah dari Rawagede

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Kampung Santri kembali diresmikan oleh Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana di Dusun Cilogo, Desa Ciptamarga Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang, Rabu (11/3/2020) pagi tadi. Tapi siapa sangka, tempat peresmian tersebut mempunyai cerita sejarah yang sangat lekat dengan Peristiwa Pembantaian Rawagede.

Diceritakan oleh KH Hasan Alawi selaku pimpinan Pondok Pesantren Mubjahul Fallah, ketika para pasukan Belanda berhasil menyerang Rawagede, mereka kembali mencari Lukas Kustaryo di Dusun Cilogo. Mereka juga mengetahui bahwa di Dusun Cilogo ada seorang tokoh bernama Ghazali yang telah diincar sejak lama.

“Para penduduk dikumpulkan di lahan ini. Mereka dicecar satu persatu soal keberadaan Ghazali. Beruntung tidak ada yang ditembak mati seperti yang menimpa penduduk Rawagede, meski Belanda tidak menemukan Ghazali. Tapi tetap saja yang namanya teror pasti menakutkan. Sementara Ghazali diketahui sudah melarikan diri ke Sukatani,” bebernya.

Sepuluh tahun semenjak peristiwa menakutkan tersebut, lanjut dia, tanah tempat dikumpulkanya penduduk oleh Belanda dibangun sebuah Masjid bernama Nurul Amal. Kemudian dibangun pula Pondok Pesantren Mubjahul Fallah.

“Banyak pejabat tinggi yang sering mampir kesini. Salah satunya Mantan Menteri Luar Negeri Adam Malik. Mantan Bupati Karawang juga ada yang beberapa kali kesini. Yang sering itu Pak Dadang S. Muchtar (Dasim). (nji/kie)