Beranda Regional Cibuaya Menjadi Tempat Pembuangan Limbah Batubara

Cibuaya Menjadi Tempat Pembuangan Limbah Batubara

27

CIBUAYA, TVBERITA.CO.ID- Wilayah kecamatan Cibuaya, menjadi tempat pembuangan limbah batubara, Kamis (13/12). Berdasarkan pantauan TVBERITA.CO.ID, terdapat beberapa titik tempat pembuangan limbah batubara di wilayah tersebut

Ironisnya sebagian limbah batubara tersebut, digunakan warga sebagai bahan arugan lahan pengganti tanah merah. “Kita gunakan untuk mengarug lahan pak, karena harganya lebih murah dibanding tanah merah,” ungkap Yamin, warga Desa Gebangjaya.

Banyaknya limbah batubara yang dibuang di wilayah Kecamatan Cibuaya tersebut, diduga akibat ketidaktahuan masyarakat terhadap bahaya yang ditimbulkan limbah batubara terhadap lingkungan dan kesehatan.

Sehingga perusahaan pembuang limbah batu bara tersebut bebas membuang limbah di wilayah tersebut. Akibat ketidaktahuan tersebut, perusahaan pembuang limbah berani membuang limbah tersebut beberapa meter dekat kantor Kecamatan Cibuaya.

Pemerintah maupun kepolisian setempat hanya diam dan tidak melakukan teguran ke pemiliknya tanah dengan alasan ketidaktahuannya. Padahal limbah batu bara tergolong ke limbah B3, yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan.

“Saya belum tahu kalau di dekat Kecamatan Cibuaya ada tumpukan limbah, saya kira tumpukan tersebut berupa sekrap aspal yang bisa dimanfaatkan kembali” kata Sekcam Cibuaya, Teo Suryana.

Teo menjelaskan, setelah ia tahu bahwa tumpukan yang ada di samping kecamatan Cibuaya merupakan tumpukan Limbah batubara yang tergolong limbah Bahan Berbahaya dan Beracun atau B3. Pihaknya akan mengimformasikan ke setiap kepala desa di wilayahnya agar masyarakat tidak menerima limbah batu bara tersebut.

“Saya akan sampaikan ke masyarakat melalui kepala desa agar masyarakat tidak menggunakan limbah batubara untuk mengurug atau menimbun, karena limbah tersebut merupakan limbah B3,” pungkasnya. Sementara sampai berita ini diterbitkan, belum diketahui dari mana asal limbah batubara tersebut dan perusahaan mana yang membuang limbah batubara sembarang tersebut.(yay/ris)

Komentar Facebook