Beranda Regional Cuaca Mendukung, Panen Garam di Karawang Melimpah

Cuaca Mendukung, Panen Garam di Karawang Melimpah

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Kabupaten Karawang selama ini masih menjadi salah satu central produksi garam di Jawa Barat. 
 
Tak heran, jika dinas terkait pun terus berupaya mendorong supaya produksi garam di wilayah tersebut bisa lebih meningkat.
 
Catatan dari Bidang Pemberdayaan Masyarakat Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, di tahun ini produksi garam ini ditargetkan mencapai 6.000 ton atau tiga kali lipat dari hasil tahun-tahun sebelumnya.
 
Adapun upaya yang dilakukan dinas tersebut untuk meningkatkan produksi garam ini, yakni dengan mengintegrasikan areal tambak garam yang ada. 
 
Tambak terintegrasi ini merupakan upaya dari pemerintah untuk mendorong peningkatan produktivitas garam. Saat ini, program tersebut berjalan cukup efektif. 
 
Di puncak musim panen raya saat ini saja, petambak yang tergabung dalam lahan terintegrasi itu sudah bisa menghasilkan 500 ton garam. Hasil panen ini, akumulatif dari 36 hektare yang telah integrasi tersebut.
 
Okab (32), petambak garam asal Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, mengaku cukup berbangga hati dengan hasil panen saat ini. Apalagi, garam yang dihasilkan dari 36 hektar lahan itu mencapai 25 ton per hari.
 
“Saat ini petambak sedang bersemangat memanen garam. Karena, hasilnya cukup melimpah,” ujar Okab, Senin (15/10/2018).
 
Pihaknya sangat bersyukur, karena pamen garam yang dihasilkan saat ini sesuai rencana. Kondisi ini, juga tak lain karena faktor cuaca yang sangat mendukung. Kegembiraanya juga turut bertambah, mengingat harga garam juga sangat stabil, yakni Rp 1.000 per kilogram di tingkat petani.
 
“Alhamdulillah, hasil panen kali ini cukup memuaskan,” jelas dia. Dia menjelaskan, petambak yang tergabung dalam lahan terintegrasi sangat bersemangat dalam panen raya 2018 ini. Sebab, selain hasilnya melimpah, harga garamnya juga tetap stabil. 
 
Harga Rp 1.000 per kilogram di tingkat petani ini, masih terbilang tinggi.
 
Sementara itu, Ketua Koperasi Garam Segara Jaya Karawang, Aep Suhardi, mengatakan, panen garam tahun ini sangat bagus. Serta, sesuai harapan petambak. Saat ini, panen garam sudah memasuki bulan ketiga. 
 
Serta, sedang berada di puncak masa panen. “Lagi, semangat-semangatnya panen,” ujarnya.
 
Selama dua bulan terakhir ini, lanjut Aep, hasil produksi garam di lahan teringrasi sudah 500 ton. Targetnya, hasil produksi mencapai 1.000 ton untuk lahan integrasi 36 hektare ini.
 
Untuk garamnya, lanjut Aep, langsung diserap buat kebutuhan lokal. Seperti, para pengolah ikan asin di wilayah Cicinde, Kecamatan Banyusari, serta pengolah garam. Jadi, untuk kebutuhan lokal, garamnya sangat mencukupi.
 
Adapun sektor industri, lanjut Aep, belum bisa menembusnya. 
 
Pasalnya, kadar NaCl yang dihasilkan dari garam petambak Karawang ini, masih rendah. Sehingga, belum sesuai dengan standar kebutuhan industri. (kb)