Beranda Regional Curanmor Bersenpi di Karawang Diciduk, Wanita Penadah Nangis

Curanmor Bersenpi di Karawang Diciduk, Wanita Penadah Nangis

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Polres Karawang berhasil tangkap lima komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor). Lima sindikat pencurian kendaraan bermotor yang ditangkap itu berjumlah 10 orang.

Salah satu yang diamankan adalah SS (40), wanita paruhbaya asal Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, Subang yang merupakan seorang penadah. Saat ditanya sejumlah wartawan, SS hanya bisa menangi.

Polisi mengamankan SS karena sebelumnya satu pelaku curanmor yaitu US (40) asal Kecamatan Patokbeusi, Subang juga berhasil diamankan terlebih dahulu. Dari keterangan sementara, tersangka US menjual kendaraan hasil curian kepada SS seharga 3,5 juta.

“Saya ga tau kalau motor tersebut hasil curian.Saya membelinya seharga 3,5 juta,”ujarnya sambil menangis sembari menutup wajahnya saat diwawancarai awak media di Mapolres Karawang, Selasa (29/1).

Selain mengamankan tersangka SS dan US, polisi juga turut mengamankan 2 unit sepeda motor, 2 gagang kunci leter T, 2 buah plat nomor, 1 lembar STNK dan BPKB.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menjerat US dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara 7 tahun dan SS dengan pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Selain itu, dari 10 tersangka polisi berhasil melumpuhkan satu pelaku spesialis Curanmor asal Lampung yang telah beraksi lebih dari 50 TKP di wilayah Kabupaten karawang. Polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas di bagian kaki sebelah kanan lantaran tersangka berusaha kabur saat akan diamankan.

Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya mengatakan, tersangka berinisial RAI (29) asal Kecamatan Jabung, Lampung Timur. Dari 50 TKP yang telah dijalankan tersangka, salah satu aksi tersangka pernah terekam kamera CCTV di Depan Apotek Kimia Farma Kelurahan Tanjungpura pada 3 November 2018.

“Saat beraksi, pelaku bersama rekannya mengambil sepeda motor dengan merusak kunci kontak menggunakan kunci leter T dan pelaku juga selalu membawa senjata api dan senjata tajam setiap kali beraksi,” jelasnya pada awak media di Mapolres Karawang, Selasa (29/1).

Lanjut Kapolres, dari tangan tersangkan, polisi mengamankan 1 pucuk senjata api rakitan, 5 butir peluru, 1 buah pisau, 2 buah kunci leter T beserta mata kuncinya dan 1 unit sepeda motor merk Honda Beat dengan nomor polisi T 4759 PH.

“Tersangka merupakan residivis dengan kasus yang sama. Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka lainnya yaitu OT dan SM,” terangnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dan pasal 1 ayat (1) UU No 12 tahun 1951 tentang membawa senjata api tanpa hak.

“Kami kenakan pasal berlapis yaitu Pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun dan kepemilikan senjata api tanpa hak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya.(kb/ds)