Beranda Regional Curhatan Tari Puspita, Aktris Terbaik yang Ngaku Lebih Percaya Diri

Curhatan Tari Puspita, Aktris Terbaik yang Ngaku Lebih Percaya Diri

Tari Puspita (berbaju kuning) saat memerankan istri Nicolas dalam naskah Elegi Musim Panas bersama Denanda (Nita) dan Sultan Sudrotuhak (Nicolas).

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Setelah menyabet penghargaan sebagai aktris terbaik dalam Lomba Teater Bulan Bahasa Unsika yang dilaksanakan, Selasa (12/11/2019) lalu, Tari Puspita (Tari) menyatakan fokus menghadapi persiapan Ujian Nasional (UN) tahun depan.

Ditemui di sekolahnya, Selasa (19/11/2019) pagi, siswi SMAN 3 kelas XII IPA 4 yang merupakan anggota Teater Merah Putih ini berkesempatan menceritakan pengalamanya menjadi anak teater, sekaligus mengungkapkan perasaanya menjadi aktris terbaik selama dua kali berturut-turut.

“Dulu aku anaknya pemalu dan minderan banget. Tapi sejak digembleng di teater, aku bisa menemukan hal baru dalam diri aku. Ya istilahnya lebih percaya diri aja,” ungkap Tari mengawali sesi wawancara.

Tari sendiri sampai saat ini masih setengah percaya, dirinya bisa menjadi aktris terbaik selama dua kali dalam waktu yang relatif singkat. September lalu, ketika memerankan Nyonya dalam naskah “Pembantu Rumah Tangga’ karya Putu Wijaya, ia sempat menangis tersedu di tengah pertunjukan.

” Iya kan aku ingat kata Mas Panji pelatih aku di Merput. Katanya kalau aktor sampai lupa dialog itu fatal. Nah, aku kan ngerasa kelupaan dialog waktu pentas. Trus pas di belakang panggung, spontan aku nangis aja gitu. Padahal pertunjukan masih berlangsung” bebernya.

Dalam Festival Teater Karawang (FTK) yang diselenggarakan oleh Disparbud itu, ia tidak berpikir akan menyabet penghargaan aktris terbaik, karena menurutnya, persaingan aktor di ajang itu sangat berat. Belum lagi ada dari Teater Kampus juga. Dan ia merasa masih sangat awam dan hijau soal teknik akting pertunjukan.

“Eh waktu pengumuman lomba ternyata aku yang jadi aktris terbaik. Hampir ga percaya. Takutnya prank,” ucapnya terkekeh.

Tari pun akhirnya semakin giat berlatih. Ketika didapuk memerankan istri Nicolas dalam naskah Elegi Musim Panas karya Chandra Kudapawana, kepercayaan dirinya makin tinggi. Berbekal status sebagai aktris terbaik itulah, ia tampil total memerankan tokoh antagonis itu.

“Teknik latihanku itu ya sering baca naskahnya sambil ngebayangin karakter dari tokoh itu sendiri. kayak, kalo galak ya intonasinya mesti gini, ekspresinya harus gini. selain itu, aku juga suka liat referensi di yotube atau film-film gitu sih. Atau yang lebih deket lagi, ya contoh mamah aku aja kalo lagi marah kayak gimana. observasi kali ya, masuknya?” ujarnya.

Ke depan, ia mengaku ingin mendalami ilmu keaktoran. Bahkan ia berkeinginan masuk ke kampus ISBI Bandung. Keinginanya itupun sudah ia utarakan kepada sang mama. Kata Tari, keluarga sangat bangga atas prestasi yang telah diraihnya di dunia teater.

“Kalau misal ada kesempatan pentas lagi, aku tuh pengenya dapet peran protagonis gitu. Atau peran orang tua. Aku juga tertarik ingin main monolog sih. Semoga bisa terwujud deh,” pungkasnya. (nji/dhi)