Beranda Karawang Dampak Corona, Gula Pasir Langka, Bawang Bombai Tembus Rp180 Ribu/Kg

Dampak Corona, Gula Pasir Langka, Bawang Bombai Tembus Rp180 Ribu/Kg

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Pasokan bawang bombai dan gula pasir telah langkah sejak beberapa waktu terakhir di pasar tradisional Karawang. Kelangkaan tersebut membuat harga jual mengalami kenaikan signifikan.

“Untuk bawang putih sudah normal lagi hanya Rp 35 ribu per kilogram. Tapi untuk bawang bombai sudah susah, kalau ada pun harganya Rp180 ribu per kilogram,” ujar Kedi pedagang rempah di Pasar Cikampek I, Senin (16/3/2020).

Bahkan kini ia mengaku kehabisan stok bawang bombai, sehingga dirinya tidak menjual bawang bombai untuk saat ini. Untuk itu, dirinya berharap terhadap pemerintah untuk segera memastikan stok bawang bombay kembali normal, sehingga harga jualnya kembali normal.

” Harganya terlampau tinggi, jadi gak maksa buat cari stok bawang bombai dan sulit didapat,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto mengakui kelangkaan terhadap bawang bombai dan gula pasir di pasar, sehingga membuat harga mengalami kenaikan.

Terkait stok bombai dan gula pasir yang mulai mengalami kelangkaan, Suroto menduga wabah virus Corona atau Covid-19 menjadi permasalahannya.

“Bawang putih dari Cina aman. Yang masalah bawang bombai karena berasal dari India mengalami kelangkaan dan gula pasir juga langka,” pungkasnya. (ris/dhi)