KARAWANG – Tidak semua pembelajaran lahir dari ruang kelas. Ada nilai-nilai kehidupan yang tumbuh dari kesabaran merawat, ketulusan menjaga, dan kepedulian terhadap setiap makhluk hidup.
Nilai itulah yang terasa dalam kunjungan artis, presenter, sekaligus pegiat peternakan Indonesia, Irfan Hakim, ke LASKAR Farm (Sarana Asimilasi dan Edukasi/SAE) Lapas Kelas IIA Karawang, Minggu (19/7).
Didampingi langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma’ruf Prasetyo, Irfan Hakim meninjau berbagai program pembinaan kemandirian yang dilakukan oleh warga binaan. Langkah demi langkah menyusuri kawasan LASKAR Farm membawanya melihat bagaimana lahan yang dahulu biasa kini tumbuh menjadi ruang belajar yang penuh harapan.
Baca juga: Masyarakat Padati Jalan, Gelaran Festival Budaya Teguhkan Ajeg Budaya
Mulai dari sektor perkebunan, pertanian, perikanan, hingga peternakan, seluruhnya menjadi bagian dari proses pembinaan yang tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter.
Perhatian Irfan Hakim tertuju pada sektor peternakan. Ia mengamati secara langsung budidaya Ayam KUB, peternakan Domba Dorper dan Texel, penggemukan sapi, hingga proses penetasan telur.
Baginya setiap kandang, setiap hewan yang dirawat, dan setiap aktivitas yang dilakukan warga binaan menyimpan makna yang lebih besar daripada sekadar menghasilkan produk peternakan.
Merawat hewan mengajarkan kesabaran. Memberi makan setiap hari melatih tanggung jawab. Menjaga kehidupan makhluk lain menumbuhkan empati. Nilai-nilai sederhana inilah yang menjadi bagian penting dari proses pembinaan di Lapas Karawang.













