Beranda Regional Darurat Covid, Walkot Bekasi Kosongkan Area Parkir RSCAM untuk Tambahan Tenda UGD

Darurat Covid, Walkot Bekasi Kosongkan Area Parkir RSCAM untuk Tambahan Tenda UGD

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid, Kusnanto Saidi dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawaty mengecek keberadaan ruang penambahan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Blok A. Dengan penambahan tiga tenda dari BPBD telah terpasang didepan IGD RSCAM yang sempat viral di media sosial effek ruangan overloud.

“pelayanan kapasitas dari IGD ini telah terpasang tenda dari BPBD untuk tidak muatnya daya tampung di dalam IGD ini, karena area dalamnya sudah masuk para penyintas dan terpapar Covid 19 usai dilakukan screening atau tes swab,” ungkap Rahmat Effendi,

Wali Kota Bekasi berpendapat bahwa pasien ini hampir 40 % berdomisili di luar Kota Bekasi. Maka dari itu, tidak mungkin untuk menolak warga yang sudah datang ke RSUD CAM,

“kami tetap menerima karena pasien tersebut memakai KTP NKRI ini, penambahan juga akan diupayakan dengan mengosongkan area parkir gedung A dan akan ditambah tenda BPBD kembali, ada bantuan juga tenda dari Kementrian Sosial,” jelasnya.

Diakui Walikota Bekasi, melonjaknya pasien yang sebagian dinyatakan positif Covid 19, kapasitas tuk menampung tidak akan muat didalam,

” tidak akan selesai kalau kita tidak melakukan upaya dalam hal ini, maka dari itu saya minta kepala Dinkes kepala RSUD untuk memasang tenda lagi. semua saya tutup parkir yang ada di halamn rumah sakit,

” kita pindahka parkir mobil kluarga pasien dan parkir mobil dokter,jajaran direksi kelapangan alun-alu arahkan ke Al-Barkah dan area parkir di blok F” kata Rahmat Effendi.

“Karena orang ini sudah dari puskesmas sudah mendapatkan kesulitan, RS swasta juga sudah full, sehingga mereka mencari yang mudah, ya yang mudah itu ke rujukan utama di RSUD Chasbullah ini,” jelasnya (ais).

Artikel sebelumnyaBulog Karawang: Serapan Gabah Nunggu Instruksi Pusat Dulu
Artikel selanjutnyaBuntut Kisruh SOP Covid-19, Izin RS Helsa Cikampek Disorot