Beranda Regional Dedi Achdiat: Jangan Goda DPMPTSP Supaya Izin Cepat Dikeluarkan

Dedi Achdiat: Jangan Goda DPMPTSP Supaya Izin Cepat Dikeluarkan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Dipilihnya Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang sebagai pilot project Pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di wilayah Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. Menjadi suatu kebanggaan.

Dikatakan Kepala DPMPTSP Kabupaten Karawang Dedi Achdiat, pihaknya untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan bersih melayani di dinasnya, pihaknya akan segera membuatkan tim beserta beberapa perangkatnya untuk melakukan sosialisasi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani kepada masyarakat.

“Dan, Setiap karyawan DPMPTSP juga akan memggunakan pin yang bertuliskan Zona Integritas, dengan bahasa yang sedikit nyeleneh san kekinian contohnya ” Jangan Goda Kita Dong”,” ujar Dedi memaparkan programnya.

Karena selama ini DPMPTSP sebagai instansi pelayanan publik selalu dianggap oleh masyarakat kurang dan bertele-tele dalam pelayanan, padahal lanjut Dedi, instansinya sudah berupaya melakukan pelayanan yang maksimal dan optimal kepada masyarakat dengan menggunakan aplikasi online.

Sehingga, diharapkan dengan dijadikannya DPMPTSP sebagai Zona Integritas Bebas Korupsi dan Wilayah Bersih Melayani, masyarakat dalam melakukan pengajuan perijinan secara online dan melengkapi persyaratannya sesuai dengan apa yang diperlukan.

“Jadi jangan coba coba lagi jika persyaratannya kurang, merengek-rengek dan menggoda kami supaya cepat dikeluarkan,” tandasnya.

Ia juga memaparkan jika DPMPTSP untuk memenuhi kepuasan masyarakat membuka layanan siap lapor bagi masyarakat apabila ada keluhan dan lain sebagainya.

Dan menurut Dedi, selama ini dengan menggunakan sistem aplikasi perijinan online masyarakat merasa sangat terlayani karena pemenuhan persyaratan bisa dilakukan dimana saja.

Meski ada juga masyarakat yang kerap mengeluhkan lamanya perijinan, lanjut Dedi, hal tersebut bukan karena kurang maksimalnya pelayanan yang diberikan oleh instansinya. Namun masih adanya persyaratan yang belum lengkap sehingga ijin tak bisa dikeluarkan.

“Ternyata ketidakpuasan masyarakat itu biasanya bukan karena tidak optimalnya kami memberikan pelayanan namun karena dia tidak mau melengkapi persyaratan tapi ingin cepat, lalu bilang saja ke Ibu Bupati atau di media sosial,”tandasnya seraya mengatakan saat ini diaplikasi online perijinan sudah dilengkapi pemberitahuan, jika ijin belum dapat dikeluarkan karena ada persyaratan yang belum dilengkapi.(nna/ris)

Komentar Facebook