Beranda Regional Dedi Mulyadi Sebut Kucing Mati Pun yang Salah Jokowi

Dedi Mulyadi Sebut Kucing Mati Pun yang Salah Jokowi

PURWAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau semua pihak yang berafiliasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata untuk menghindari serangan yang dialamatkan kepada Jokowi.

Dedi menganggap, Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini terus didera serangan kubu lawan, khususnya melalui media sosial (medsos). Sikap kehati-hatian kini sangat diperlukan karena hal itu dinilai akan berimplikasi terhadap Jokowi-Ma’ruf.

“Pokoknya, yang punya afiliasi kepada Pak Jokowi jangan kasih umpan lambung kepada lawan, tertib, perkuat barisan karena hari ini kucing mati pun yang salah Pak Jokowi,” tegas Dedi di Bandung, Jumat (1/2/2019).

Dedi menilai, sikap tidak hati-hati dan pernyataan-pernyataan multitafsir dari pihak-pihak yang berafiliasi dengan Jokowi kini terus disorot pihak lawan untuk kemudian ‘digoreng’ dengan tujuan mendegradasi popularitas dan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

“Siapapun pejabat, lembaga apapun, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) atau pemerintah harus berhati-hati, termasuk partai pendukung,” ujar Dedi.

“Jangan sampai membuat kalimat multitafsir karena apa? Karena kekuatan media sosialnya sekarang gila dan yang sudah bisa (membuat hoaks) banyak. Ga ada masalah saja dicari, apalagi ada masalah,” sambung Dedi.

Dedi yakin, Jokowi-Ma’ruf akan memenangkan pertarungan Pilpres 2019. Oleh karenanya, semua pihak pendukung Jokowi-Ma’ruf harus mampu menjaga ritme perjuangan dan tidak takabur.

“Kita ini sudah memang dua nol. Kita gak boleh nendang-nendang bola di depan gawang. Kan kalau main bola kalau menang suka legeg (sombong). Bola ditendang kiper lalu dikembalikan bek. Hati-hati, jangan kasih umpan lambung le lawan, jangan sampai lawan nendang bola ke arah gawang,” tandasnya.(cr2/ris)

Komentar Facebook