
“Kami Pemkab Karawang sedang fokus melakukan penataan dan perbaikan jalan. Memindahkan alat berat PC 200 itu harus pakai mobil gendong. Kalau manual bisa merusak jalan,” jelas Wabup Aep kepada KBE menjelaskan aksinya yang sempat marah mendapati kelakuan nakal sopir alat berat di hadapan matanya sendiri.
Baca juga: Ditegur Wabup Aep soal HIV/AIDS, Begini Respons DPPKB Karawang
Selain marah atas kelakuaan si sopir dengan sengaja bisa merusak aspal jalanan di Interchange Karawang Barat, Aep juga menyoroti pekerjaan si sopir dan kawan-kawannya di lokasi yang sama, lantaran tidak dilengkapi dengan fasilitas penunjang keselamatan kerja yang layak dan juga tidak diberi penerangan sehingga bisa sangat membahayakan pengguna jalan yang sedang melewat.
Bahkan, aksi sang sopir beserta rekan-rekannya menyebabkan kemacetan di Jalan Interchange Karawang Barat.
Aep pun langsung menelpon petugas Satpol PP dan meminta untuk langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penertiban lokasi proyek yang diduga milik salah satu BUMN itu agar tidak terlanjur menimbulkan korban jiwa.
“Termasuk asepek K3 nya tidak ada. Tidak ada pembatas proyek, lalu tidak ada lampu penerangan. Bisa sangat membahayakan pengguna jalan. Saya sudah telpon Satpol PP buat lakukan penertiban malam ini juga,” tukas Aep. (*)








