Beranda Regional Dewan Jabar: Masyarakat Butuh Solusi Kongkrit Atasi Banjir

Dewan Jabar: Masyarakat Butuh Solusi Kongkrit Atasi Banjir

Dewan Jabar Fraksi Partai Golkar, Sri Rahayu Agustina meminta solusi kongkrit pada Pemprov maupun Pusat untuk atasi banjir di Karawang khususnya di BMI dan Karangligar yang menjadi langganan banjir.

Setelah melalukan kunjungan bersama Ibu Yanti Airlangga Hartanto, Nurul Aripin, dan Mutia Hafid ketua komisi 1 DPR RI ke korban banjir di Karawang, Sri Rahayu berharap segera adanya solusi kongkrit dari Pemprov dan Pemerintah Pusat untuk menangani banjir di Karawang, Selasa (9/2/2020)

“Tadi saya bersama dengan Ibu Yanti Airlangga, alhamdulillah kita bisa meluangkan bertemu masyarakat Kabupaten Karawang. kami diberi dua titik, yaitu di Tanjungpura dan Karangligar yang menjadi langganan banjir, setahun bisa sampai lima atau enam kali banjir, dan belum ada solusi kongkrit. Kita sudah sampaikan kepada Ibu, mudah-mudahan bisa disampaiakan oleh Fraksi golkar di DPR RI, karena tadi juga saya di temani Ibu Nurul Aripin, dan Mutia Hafid, Ketua Komisi 1 DPR RI” kata Sri

Sri juga menyayangkan tidak ada solusi kongkrit dari Gubernur, karena untuk mengatasi banjir yang terjadi di Karawang menggunakan APBD, tidak akan cukup.

“Kang Emil juga, sekarang hadir di BMI, tahun lalu di Karangligar, tapi belum ada solusinya, di tahun 2020 kan refocusing, di tahun 2021 kita menagih janji dong, apakah masuk di 2021 atau seperti apa, dia datang ke BMI tadi siang untuk memberikan bantuan, masyarakat itu bukan hanya butuh bantuan tapi solusi kongkrit untuk mengatasi banjir ini,” tegasnya.

Sri juga memaklumi terhambatnya evakuasi korban banjir, karena kekurangan perahu karet, menurut Sri banjir hari ini luar biasa.

“Buat saya solusi yg tepat itu seperti apa, seperi di BMI, Cilamaya, belum di Pakis dan Batujaya untuk evakuasi dengan perahu karet saja katanya habis, karena memang banjir kali ini sangat luar biasa, ini juga mungkin yang menghambat proses evakuasi, jika kita kekurangn perahu karet, mungkin bisa mengajak perusahaan untuk membantu menyediakan perahu karet atau antisipasi pengadaan perahu karet oleh BPBD,” ujarnya.

Sri juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Karawang yang dermawan untuk bahu membahu menolong para korban banjir.

“Saya mengajak kepada seluruh dermawan di kabupaten Karawang, yg mereka butuhkan pakaian, pakaian bayi, makanan siap saji, kalau dikasih indomie, beras, kan perlu di masak lagi, dan tidak akan memungkinkan, dan terkahir, sinergitas antara pemda, pemprov dan Pusat sangatlah di perlukan.” (ddi)