Beranda Regional Di Tengah Pandemi, Kementan RI Terus Dorong Ekspor SBW

Di Tengah Pandemi, Kementan RI Terus Dorong Ekspor SBW

TVBERITA – Di tengah pandemi Covid 19 saat ini sedang melonjak, Pemerintah melalui Kementrian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Uji Terap Teknik Metode Karantina Pertanian (BUTTMKP) terus mendorong ekspor Sarang Burung Walet (SBW) Washington DC,Amerika Serikat. Pasalnya,meskipun perekonomian saat ini secara global sedang anjlok,khususnya Indonesia, namun Potensi pasar ekspor Burung Walet ke Amerika Serikat sangat menjanjikan bagi pengusaha maupun UMKM Indonesia,

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC, Hari Edi Soekirno menyampaikan langsung dari Amerika Serikat saat menggelar Seminar Internasional Dissemination Conference Internasional (IDC) secara Virtual dengan Kementrian Pertanian dan seluruh perwakilan BUTTMKP, Hari memaparkan Trend Perdagangan SBW tahun 2018 – 2019,

“Kami mewakilin Indonesia,cukup bangga sekali negara Indonesia bisa ekspor Sarang Burung Walet, yang memang saat ini potensi ekspor pangsa pasarnya di Amerika sangat bagus dan menjanjikan keuntungan besar, “ kata Hari Edi Soekirno,

Adapun data Peringkat negara Importir SBW tahun 2020
Volume (kg) 20.434 dengan Nilai 16.025.659 (USD) Amerika Serikat. Sementara untuk Marketplace penyedia SBW di Amerika Serikat , Total anggota (member) 100.000.000 + konsumen setia
Dengan total Lokasi 13 Negara, total toko 806, total pegawai 275.000+ orang.

“Importir potensial SBW di amerika lebih banyak menjual SBW untuk dikonsumsi, seperti herbal, madu, minuman dan makanan lainnya,” jelas Hari,

Adapun sampel promosi SBW yang dikirimkan KBRI di Amerika Serikat bekerjasama dengan Unit kerja bidang Promosi seperti, Fungsi ekonomi, KBRI Washinton DC,KJRI New York, KJRI Chicago, KJRI, Houston, KJRI San Fransisco, KJRI Los Angles,Atase Pertanian,KBRI Washington DC,Atase Perdagangan,KBRI Waswington DC, Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Chicago, dan ITPC Los Angles.

“bagi UMKM Indonesia yang sudah mengembangkan ekspornya ke Amerika Serikat, perlunya pengembangan pasar , salah satunya melakukan penetrasi market diluar negeri. Untuk itu kami akan bersinergi dalam program Gratieks,” papar Hari lagi.

Adapun Data eskpor SBW Indonesia Tahun Per-20 Mei 2021 sebanyak 19 Negara yaitu ; Negara Tujuan Hongkong,China,Vietnam,United States, Singapore, Taiwan, Malaysia, Australia, Canada, Thailand, Francis,Macau, Jepang, Afrikas Selatan, Belgium, United Kingdom (Inggris) Mangolia, Austria, dan Korea Selatan.

Analisis potensi ekspor burung walet Indonesia berdasarakan data dari Kementrian Perdagangan ITPC Vancouver 2017, Indonesia merupakan negara produsen SBW terbesar didunia, yang memasok lebih dari 78% kebutuhan pasar dunia,”

“Sebagi produsen SBW, diurutan kedua adalah negara malaysia dengan share 10% kemudian diikuti Thailnad 9%dan sisanya Vietnam dan beberapa lainnya. Dan hampir semua psokan SBW dunia diimpor ke Tiongkok dan Hong Kong sebagai negara dengan jumlah konsumen terbesar dunia,”ujar Kepala Badan Karantina Pertanian,Bambang.

Hadir dalam IDC Virtual ; Kepala Badan Karantina Pertanian, Ir. Bambang,MM (Keynote Speaker), Direktur Kesehatan Masyarakat Vereriner,Drh. Syamsul Ma’Arif, Atase Pertanian KBRI di Washington D.C, Amerika Serikat Hari Edi Soekirno,SE,MA, Kepala Karantina Hewan Drh. Wisnu Wasisa Putra ,MP. Dokter Hewan Karantina Muda, Ika Suharti, Kepala BUTTMKP Bekasi Drh. Wawan Sutian,M,Si sebagai Moderator dan Tvberita.co.id sebagai perwakilan media Indonesia. (red)

Artikel sebelumnyaSukseskan Sejuta Sehari, Kodim 0604/Karawang Gelar Serbuan Vaksinasi Siliwangi
Artikel selanjutnyaGusdurian Karawang Dirikan Posko dan Shelter Untuk Pasien Covid 19