Beranda Regional Dibalik Berdirinya Tokma Diduga Ada Oknum Anggota DPRD

Dibalik Berdirinya Tokma Diduga Ada Oknum Anggota DPRD

PURWAKARTA-Permasalahan Tokma Ciwangi Purwakarta yang tidak memiliki ijin lingkungan dari delapan Kepala Keluarga hingga kini masih belum ditanggapi oleh para pihak terkait.

Bahkan terakhir warga yang belum membubuhkan tanda tangan untuk ijin lingkungan sejak perencanaan berdirinya Tokma tersebut menuding Komisi I DPRD Purwakarta tutup mata terkait perijinan lingkungan yang tidak dimiliki Tokma Ciwangi secara utuh.

“Dulu memang banyak pihak yang mencoba memediasi dengan warga yang tidak mau menandatangani ijin lingkungan,”jelas salah satu dari 8 Kepala Keluarga yang tidak membubuhkan tanda tangan nya Kamis (17/6)

“Kami sebut saja oknum dari birokrat dan DPRD,”tegasnya.

“Bahkan kami disebut telah menerima sejumlah uang dari pihak Tokma melalui salah satu oknum yang menjadi suruhan owner Tokma,”ungkapnya.

“Ini hal yang paling mendasar yang kami pertahankan hingga saat ini, bahwa kami membuktikam tidak menerima apapun dan kami tidak pernah membubuhkan tanda tangan, silahkan dibuka berkasnya,”paparnya.

“Kalau Komisi I DPRD bekerja berdasarkan aturan dan seolah tidak peduli dengan permasalahan ini, lalu aturan mana yang diikuti oleh Komisi I DPRD dan pihak terkait lainnya, mungkin Komisi I tidak berani atau mungkin ada yang terlibat sebagai oknum,”ujarnya.

“Sebagai wakil rakyat harusnya jeli menyikapi hal ini, bukan hanya menunggu warga datang ke DPRD mengadukan permasalahan, dengan pemberitaan saja seharusnya sudah bisa disikapi, kami rasa hal ini dianggap bukan masalah besar bagi wakil rakyat yang duduk disana, sehingga diam saja dan terkesan bukan membela rakyat tapi membela pengusaha yang memiliki duit,”pungkasnya.

Tvberita mencoba menghubungi salah satu kerabat dari owner Tokma yang pada saat itu pernah mengikuti mengurus perijinan Tokma.

Dari percakapan melalui WA kerabat salah satu owner Tokma ini mengatakan semua perijinan sudah selesai pada saat itu ada dua Tokma yakni Ciwangi dan Pasawahan sekaligus.

“Sudah beres,”ujarnya sambil menunjukkan dokumen perijinan

“Saya akan menjelaskan tapi saya harus ijin dulu kepada ownernya, karena saya tidak punya kapasitas,”ujarnya sambil menyebutkan nama owner Tokma.

“Dengan si (-Red) juga belum bisa nyambung,”tutupnya dengan menyebutkan salah satu nama oknum anggota DPRD Purwakarta Hingga saat ini belum ada keterangan apapun dari kerabat owner Tokma tersebut, bahkan hingga saat ini belum bisa dihubungi kembali.

Artikel sebelumnyaRektor UBP Komitmen Perangi Narkoba di Wilayah Kampus
Artikel selanjutnyaPemkot Bekasi Terima Kunjungan Klungkung Terkait UMKM