KARAWANG – Sejumlah warga Kabupaten Karawang berdemonstrasi di depan gedung DPRD Karawang terkait jalan provinsi yang terus mengalami kerusakan. Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi memastikan persoalan tersebut segera dibenahi.
Pantauan di lokasi, Senin (14/9), massa demonstran menuntut langkah konkret pemerintah atas persoalan menahun jalan rusak di wilayah Karawang Selatan, tepatnya Jalan Loji-Pangkalan. Aksi ini beriringan di tengah Sidang Paripurna HUT ke-393 Karawang.
Terlebih, massa menilai jalan tersebut dirusak oleh banyaknya truk-truk milik perusahaan yang beroperasi di wilayah Bekasi, namun melintasi jalan di wilayah Karawang.
Baca juga: Video Muhsin Junaedi Asyik Dugem Beredar, Wanita Disamping Diduga WIL
“Truk-truk yang bermuatan over melebihi batas. Mobil-mobil itu melewati jalan Badami Logi, berhadapan dengan masyarakat-masyarakat, anak sekolah, anak pekerja yang mau berangkat pekerja, ibu-ibu, mama, semuanya. Kemana pemerintah?” tanya orator di hadapan KDM serta unsur Forkopimda Karawang.
“Jalan yang sudah diterbaiki baru satu bulan Itu sudah hancur lagi. Sudah hancur lagi! Dan itu adalah uang dari hasil pajak rakyat Kami berhak untuk marah. Kami berhak untuk marah,” jelas orator demonstran.
Merespons hal itu, KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi—mengakui terdapat kendala dari Balai Kementerian PU dalam menangani perbaikan ruas jalan di wilayah Karawang Selatan. Namun ia menegaskan hal itu sudah diselesaikan dan pembangunan bisa dilanjutkan.
Baca juga: Lagi, 2 Pejabat Bank di Karawang Jadi Tersangka Korupsi KPR Rp 237 M
“Nilai anggarannya sudah ada, kontraktornya sedang bekerja. Itu pertama. Artinya, kedua-duanya itu sudah dikerjakan dan sedang dikerjakan,” katanya.
Disinggung soal biang keladi jalan rusak, KDM memastikan ia pun menolak jika uang pajak rakyat senilai puluhan miliar terus dihabiskan hanya untuk memperbaiki jalan yang dirusak oleh armada pabrik.









