
Warga menyegel kantor desa menggunakan alat peraga spanduk yang berisi umpatan dan pertanyaan transparasi penggunaan Dana Desa.
Pertanyakan dana desa 2022
Abdur Rosidirman salah satu perwakilan warga Desa Pangkalan menyesalkan tak adanya transparansi penggunaan dana desa tahun 2022.
Pasalnya, masyarakat tak merasakan manfaat realisasi dana desa baik berbentuk fisik maupun manfaat yang lain.
Baca juga: Hasil Audit Syariah, Baznas Tuding Bupati Purwakarta Pungli Dana Zakat
“Karena dalam bukti fisiknya itu tidak ada dari semua anggaran baik pembangunan, pertanian, bantuan covid dan lainnya itu tidak ada, jadi masyarakat menanyakan kemana dana anggaran tahun 2022,” ucap Abdur kepada wartawan di sekitar Kantor Desa Pangkalan, Jumat 9 Juni 2023.
Tak hanya itu, warga mengetahui ada anggaran dana desa senilai Rp 1 miliar untuk pembangunan. Namun wujud fisik bangunannya tak ada.








