Beranda Regional Diduga Menabrak Aturan, Sekda Akan Evaluasi Juklak Juknis Karawang Cerdas

Diduga Menabrak Aturan, Sekda Akan Evaluasi Juklak Juknis Karawang Cerdas

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID  – Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri sangat menyayangkan jika memang benar pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak juknis) program beasiswa Karawang Cerdas 2019 lalu, menabrak aturan.

Dimana, diindikasikan ada intervensi oknum pejabat tinggi Karawang yang menitipkan sejumlah nama dalam penerimaan Beasiswa Karawang Cerdas , dan tidak sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Sekda menegaskan jika itu benar terjadi, pihaknya akan melakukan evaluasi kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, agar kedepan Program Beasiswa Karawang Cerdas benar-benar tepat sasaran, tidak ada titip menitip dan dijalankan sesuai dengan juklak dan juknis yang ada.

Sehingga menurut Sekda, manfaat dari program beasiswa tersebut betul- betul dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang memang membutuhkan.

Sekda menandaskan, pihaknya akan terlebih dahulu mempertanyakan kejelasan permasalahan Beasiswa Karawang Cerdas yang dibiayai APBD Karawang sebesar Rp. 13 Miliar tersebut kepada Diskdik dan pihak- pihak terkait lainnya.

” jika memang ada pejabat yang menitipkan anak atau saudaranya itu salah, tetapi kalau itu ada indikatornya dan telah memenuhi persyaratan untuk menerima dan hanya usulan saja, itu tidak masalah. Tapi kalau memang indikatornya tidak sesuai lalu memaksakan untuk menerima, ini jelas salah,” ujar Sekda kepada Tvberita.co.id , usai memimpin kegiatan Apel Pagi di Halaman Gedung Kantor Bupati Karawang, Senin ( 13/1).

Namun demikian Sekda berpesan, agar tidak ada pihak saling menyalahkan. Karena menurutnya, produk (Program Beasiswa Karawang Cerdas) yang dikeluarkan oleh Disdik pun belum sempurna, yang masih memerlukan banyak pembenahan.

“Kita harus fokus melakukan pembenahan terlebih dahulu, kita akan evaluasi lagi kejelasan kriteria dari beasiswa tersebut, apa saja dan siapa saja yang berhak menerima beasiswa ini dan bagaimana sistemnya, ” jelas Sekda menerangkan.

Sekda menegaskan Program Karawang Cerdas di tahun 2020 ini akan diperbaiki kembali juklak juknisnya, sehingga dapat berjalan lebih baik lagi dari tahun- tahun sebelumnya.

“Kita akan perbaiki lagi, agar Program Beasiswa Karawang Cerdas ini dapat terus menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Seperti diketahui dilansir dari beberapa pemberitaan media online, Disdikpora Kabupaten Karawang mengakui adanya hal teknis yang menabrak aturan dalam pelaksanaan Program Karawang Cerdas 2019.

Hal tersebut terkait tujuh nama penerima beasiswa yang tidak mendaftar secara online sebagaimana telah diatur dalam petunjuk tersebut, yang diduga ada intervensi dari oknum penjabat tinggi di Karawang untuk memasukan sebagai penerima Beasiswa Karawang Cerdas 2019.

Pengakuan adanya peraturan yang ditabrak, diungkapkan oleh Kepala Bidang SMP Disdikpora Karawang, saat Rapat Dengar Pendapat bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Komisi IV DPRD Karawang, Jumat (10/1/2020) di Ruang Rapat DPRD Karawang. (nna/dhi)