Beranda Regional Dinamika Golkar Karawang, Sri Digantikan Syukur Mulyono?

Dinamika Golkar Karawang, Sri Digantikan Syukur Mulyono?

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Situasi Golkar di nasional berdampak ke Karawang. Beredar isu adanya surat putusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang mencabut Surat Keputusan DPD Partai Golkar Jawa Barat Nomor : KEP-14/GOLKAR/VII/2016 tanggal 20 Juli 2016 tentang Pengesahan Komposisi dan Personalia DPD Partai Golkar Karawang masa bhakti 2016-2020.

Sehingga DPP Partai Golkar mengangkat H. SYUKUR MULYONO, SH sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Karawang menggantikan SRI RAHAYU AGUSTINA. Wakil Ketua DPD II Partai Golkar, Muslim Hafidz tidak membenarkan maupun membenarkan surat tersebut.

Muslim mengatakan, mengenai kebenaran adanya surat tersebut ia tidak bisa berkomentar apapun. Karena ia sendiri belum pernah melihat surat tersebut secara langsung.

“Karena belum melihat suratnya, saya belum bisa berkomentar . Nanti jika saya sudah lihat baru saya komentar,”ujarnya.

Akan tetapi lanjut Muslim, jika memang surat itu benar adanya, alangkah baiknya surat itu dipublish ke masyarakat, sehingga tidak ada keraguan ataupun tanda tanya besar bagi kader Partai Golkar yang lain.

Dan seandainya benar, Ia yakin, Ketua DPD II Partai Golkar Sri Rahayu Agustina punya hak untuk menentukan langkahnya sebagai kader partai.

“Langkah apa nantinya, ya terserah ibu Sri nanti seperti apa, apakah mengajukan tuntutan ke mahkamah konstitusi atau bagiamana saya tidak tahu,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/12).

Dan apapun yang terjadi,lanjut Muslim, pihaknya akan tetap menuruti sesuai patsun partai.”Silahkan Bu Sri yang memilih langkah selanjutnya,”ucapnya.

Namun yang jelas, Menurutnya, kondisi partai Golkar saat ini baik – baik saja. Terlebih dengan terpilihnya ketua umum DPP Partai Golkar yang baru Airlangga Hartarto.

“Oleh karenanya, Saya tidak bisa berkomentar apapun. Karena saya belum melihat langsung suratnya. Apapun isu yang beredar di luar ya kita senyumin aja. Berpolitik mah wajar selalu dinamis,”tandasnya.

Muslim menambahkan, pihaknya hanya akan menunggu saja episode Partai Golkar selanjutnya seperti apa. Karena sampai sekarang pun, dirinya belum ada komunikasi dengan Ketua DPD II Partai Golkar terkait isu adanya surat tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Dona Romdona Wakil Ketua DPD II Partai Golkar bidang Kaderisasi Organisasi. Menurutnya, saat ini kondisi partai Golkar masih dalam keadaan baik – baik saja. Jikapun benar adanya surat tersebut, maka harus jelas kesalahannya.

“Saya belum tau, Saya tidak bisa komentar selama belum ada surat resmi dari Jawa barat. Selama inikan belum ada satupun kader yang megang , termasuk Bu Sri nya juga belum megang,”imbuhnya.

Ditegaskannya, Apapun kebijakan Partai, sebagai kader ia akan selalu siap.”Saya ini kader Partai Golkar. Benar tidaknya keberadaan surat tersebut saya tidak tahu dan tidak terpengaruh. Surat resminya belum datang dan belum lihat kalau pun benar ada surat,”pungkasnya.(cr2/ds)