Beranda Karawang Disanksi Teguran Lisan, Ini Pemilik Mobil Dinas yang Viral di Medsos

Disanksi Teguran Lisan, Ini Pemilik Mobil Dinas yang Viral di Medsos

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID– Sebuah kendaraan plat merah dengan nopol T. 1237 F milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, yang viral di media sosial karena keluyuran tengah malam, tanpa adanya kepentingan yang jelas, diduga telah melanggar aturan.

Pasalnya, penggunaan kendaraan dinas di luar keperluan dinas merupakan pelanggaran terhadap peraturan dan penyalahgunaan wewenang.

Terlebih jika menilik UU 31/1999 tentang tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001, penggunaan kendaraan dinas di luar keperluan dinas dapat dimasukkan dalam tindak pidana korupsi.

Dikonfirmasi Tvberita, Selasa (24/12), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, Asep Aang Rahmatullah mengatakan, setelah foto mobil tersebut viral di media sosial, ia pun memerintahkan Bidang Disiplin Pegawai untuk melakukan penyelidikan mengenai pemilik dan perihal penggunaan kendaraan dinas tersebut.

Baca juga: Viral di Medsos, Penampakan Mobil Dinas Keluyuran Tengah Malam

Dan dari hasil pemeriksaan pihaknya, diketahui pemegang kendaraan dinas tersebut adalah salah seorang pejabat eselon III berinisial J.

Menurut Aang, J mengakui bahwasanya mobil dinas tersebut adalah pegangannya. Hanya saja pada saat kejadian, yang memakai mobil dinas tersebut dipakai oleh putra sulungnya untuk keperluan undangan rekan sekantornya.

“Kami pun langsung memanggil putra sulung J, untuk dimintai keterangan,” tandasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, Putra sulung J mengakui bahwasannya yang memakai kendaraan dinas tersebut adalah dirinya.

Ia meminjam mobil dinas kepada ayahnya (J, Red) pada hari sabtu tanggal 21 desember 2019 untuk kepentingan menghadiri undangan rekan sekantornya di Purwokerto, dan berangkat dari Karawang kurang lebih pukul 13.00 WIB bersama 2 orang rekan sekantornya yang semuanya laki-laki.

Setelah menghadiri undangan tersebut, pada hari yang sama pula mereka bertiga kembali lagi ke Karawang dari Purwokerto kurang lebih pada jam 17.00 WIB.

“Setibanya kembali di Karawang kurang lebih pukul 01.00 WIB, kemudian Putra pemegang kendaraan ini langsung mengantarkan salah seorang rekannya pulang ke rumahnya di komplek perumahan gading elok, dan memutar balik kendaraan untuk mengantarkan rekannya yang satu lagi, dan dalam perjalanan sempat berhenti kurang lebih 15 menit di salah satu warung pinggir jalan di komplek perumahan Gading Elok untuk membeli minuman karena merasa haus (foto yang viral di sosial media),” ujar Aang memaparkan.

Menurut Aang, Putra J ini membantah tulisan yang di-upload di akun FB tersebut, karena ia tidak merasa bolak-balik apalagi membawa perempuan, sebagaimana caption dalam postingan akun FB tersebut.

“Bahkan ia siap untuk dikonfrontir terkait pernyataan dirinya, dengan orang yang mengambil foto dan mengunggahnya di sosial media,” kata Aang lagi.

Meski demikian, Aang menegaskan, terhadap pemegang kendaraan dinas yakni, J, ada konsekuensi yang harus ditanggungnya, mengingat kendaraan dinas tersebut dipakai bukan oleh yang berhak.

Dan sebagaimana mengacu kepada Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, pemegang kendaraan dinas terbukti melanggar kewajiban “Menggunakan dan memelihara barang-barang milik negara dengan sebaik-baiknya”.

“Dalam hal ini sanksinya berupa teguran lisan dari pejabat yang berwenang menjatuhkan hukuman disiplin,” pungkasnya menandaskan. (nna/kie)