Beranda Headline Ditampar Dan Dibentak, Pelajar Di Jayakerta Diduga Diintimidasi Polisi

Ditampar Dan Dibentak, Pelajar Di Jayakerta Diduga Diintimidasi Polisi

TVBERITA.CO.ID, KARAWANG – Seorang pelajar SMK Anshor Jayakerta, Kabupaten Karawang, IK (18), diduga jadi korban intimidasi petugas Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Karawang.
IK yang masih mengenakan seragam sekolah, diduga, dipaksa mengakui keterlibatannya di tawuran antar sekolah beberapa waktu lalu. Petugas bahkan sempat membentak dan menamparnya.
Ditemani kakaknya di tengah hujan deras, IK memberi kesaksian ke Tvberita.co.id, kemarin, (22/2).
Waktu itu memang benar siswa dari sekolahnya terlibat tawuran dengan siswa dari sekolah lain. Namun, ia bersama kawan-kawannya yang lain sama sekali tidak terlibat. Ia ada di belakang saat tawuran berlangsung. Ia bahkan tidak tahu bila ada rekannya yang melukai siswa sekolah sebelah menggunakan senjata tajam.
Kemudian, ia dan lima kawannya dipanggil polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Pada saat itulah, oknum penyidik dari Unit PPA memaksa IK mengakui perbuatan yang tidak ia lakukan.
“Waktu diperiksa bapak penyidik selalu menanyakan hal yang sama yaitu meminta saya untuk mengaku, saya tidak mau mengaku karena memang saya waktu tawuran itu hanya berada di belakang, tapi bapak itu menampar saya dengan sendal dan buku lalu menginjak kaki saya,” paparnya menceritakan.
Menurut IK, saat itu ia tidak didampingi siapapun baik pihak keluarganya ataupun kuasa hukum. Ik hanya diperiksa bersama keempat temannya yang lain dengan penyidik yang berbeda-beda.
Namun demikian lanjut ia, perlakuan kasar oknum penyidik ini pun dilakukan tidak hanya kepada dirinya tapi kepada dua temannya yang lain yaitu Mulyadi dan Dedi.
“Kami berlima waktu itu, hanya saya melihat Mulyadi dan Dedi juga sama kayak saya dipukul dan diperlakukan kasar, kami terus-terusan diminta mengaku, tapi saya tidak mau mengaku karena saya tidak melakukan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, kuasa hukum IK, Hendra Supriatna akan melaporkan kasus intimidasi ini kepada Kapolri.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Polres Karawang. Termasuk saat Tvberita.co.id melakukan konfirmasi baik ke Kanit PPA Polres Karawang via WhatsApp maupun melalui Kabag Humas Polres Karawang. (Nna/fzy)

Komentar Facebook