
Jenal menegaskan, jangan sampai terjadi gejolak kembali, pihak perusahaan dihimbau untuk memegang komitmen agar masyarakat pengguna jalan tidak terganggu.
Baca juga: Bukan Ekonomi, Motif Heryanto Habisi Dina Oktaviani di Purwakarta Karena Berniat Memperkosa
“Nah ini saya himbau kepada pengusaha, jangan nunggu rame dulu. Pegang dan jalankan kesepakatan bersama agar semuanya bisa lancar,” tegasnya.
Selain itu, ia juga meminta kedua belah pihak (pengusaha dan masyarakat) untuk sama-sama bijak. Jangan sampai, ada konflik jangka panjang yang terjadi akibat permasalahan ini.
“Harus ada kebijaksanaan dari kedua belah pihak. Masyarakat tidak boleh memaksakan kehendak dengan ingin menghentikan investasi. Pengusaha pun jangan mengabaikan tuntutan warga supaya tidak menimbulkan gejolak baru,” tandasnya. (*)








