Beranda Regional DPRD Purwakarta Terima Kunjungan Kerja Tiga Kabupaten

DPRD Purwakarta Terima Kunjungan Kerja Tiga Kabupaten

59

PURWAKARTA, TVBERITA.CO.ID– Tiga rombongan DPRD dari tiga Kabupaten diterima oleh Wakil Ketua Sri Puji Utami dan Neng Supartini, serta beberapa anggota di ruang rapat utama DPRD Purwakarta, Kamis (7/2). Sri Utami mengapresiasi rombongan DPRD Kabupaten Wonogiri, karena diikuti oleh Wakil Bupati setempat Edi Santoso.

“Rasanya belum pernah terjadi kunjungan kerja DPRD diikiuti pihak pemerntah. Semoga ini menjadi sinergitas yang harmonis dan membangun. Kami sangat mengapresiasinya,” jelas Puji

Secara singkat Sri Puji Utami menceritakan tentang kondisi Purwakarta yang diapit dua jalan tol, yakni Cipularang dan Cipali. Hal ini menguntungkan bagi Purwakarta, khususnya Tol Cipularang, karena mampu meningkatkan PAD.

“Banyak masyarakat luar yang berkunjung ke Purwakarta. Selain dikenal karena wisata alam dan religi, juga tekenal dengan wisata kuliner seperti sate maranggi, simping dll,”ujarnya.

Menurut Sri Puji Utami, Purwakarta juga pernah mendapat “Invest Award” sebagai daerah industri pilihan investor. “Purwakarta menjadi pilihan ketiga bagi investor, setelah Bekasi dan Karawang , untuk membangun usaha di sini,” jelasnya.

Masing-masing pimpinan rombongan tiga kabupaten secara bergiliran mengemukakan maksud kedatangannya, terkait tugas-tugas mereka menyelesaikan raperda di wilayah mereka. Ada soal infrastruktur, pemilihan kepala desa, Bumdes, kesehatan berkaitan dengan BPJS, pendidikan, dan lain-lain. Selain itu, mereka juga memuji kemajuan Purwakarta dan menyampaikan pula pembangunan apa yang telah mereka laksanakan.

Sri Puji Utami menjanjikan akan memberikan apa-apa yang dibutuhkan oleh para rombongan DPRD tiga kabupaten tersebut.

“Ada di antaranya sudah menjadi Perda, ada yang masih dalam tahap pembahasan dan akan selesai bulan ini juga,” tukasnya.

Ditemui seusai acara Wakil Bupati Wonogiri Edi Santoso menjelaskan, pernah terjadi salah pendataan jumlah warga pada tahun 2014 di daerahnya, sehingga kurang sekitar 400.000 warga. Kejadiannya, sekitar 11 bulan menjelang Pemilu.

“Bahkan Bupati sempat diinterplasi oleh DPRD saat itu,” jelas Edi.

Edi Santoso menuturkan, akibat salah pendataan tersebut, jumlah anggota DPRD di Wonogiri yang harusnya 50 orang, jadi hanya 45 orang. “Kejadian ini sampai ke Komisi II, sampai ke Kementerian Dalam Negeri, bahkan Bupati pun sempat diinterpelasi oleh DPRD Wonogiri,” jelasnya.

Beruntung, kata Edi Santoso, hal tersebut tak berlanjut ke sidang gugatan ke pengadilan, karena hal itu bisa diselesaikan.”Tahun 2019 ini karena penduduknya di atas 1 juta, maka jumlah kursi anggota DPRD yang diperebutkan menjadi 50 kursi,” jelasnya.(cr2/ris)

 

Komentar Facebook