
KARAWANG – Banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat diprediksi akan meningkat dalam dua hari ke depan.
Saat ini, ada 3 kecamatan yang tengah dilanda banjir akibat luapan air dari Sungai Cibeet dan Citarum. 3 kecamatan tersebut antara lain; Kecamatan Telukjambe Barat, Telukjambe Timur dan Karawang Barat.
Satgas Penanggulangan Bencana (PB) Telukjambe Barat, Kaming menyebutkan, wilayah Karawang yang dekat dengan aliran Sungai Cibeet atau Citarum akan terdampak banjir apabila air laut dan daerah hulu terjadi luapan air.
Baca juga: Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Karawang, 2.246 Jiwa Terdampak
“Biru laut dan daerah hulu juga kembali mengirimkan air dari Cibeet dan Citarum, air kembali meluap. Daerah hulu Bogor, Purwakarta jika hujan itu pasti luapan airnya ke sini,” ujarnya kepada tvberita pada Selasa, 8 Juli 2025.

Kaming mengatakan, diperkirakan debit air Sungai Cibeet dan Citarum akan meningkat karena musim hujan tengah melanda Karawang. Maka dari itu, ia menghimbau kepada masyarakat khususnya warga terdampak banjir untuk terus waspada.
“Kabarnya diperkirakan debit air akan meningkat, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan menjaga diri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharram memaparkan, berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca dibeberapa wilayah Jawa Barat dalam 2 hari kedepan akan mengalami hujan deras.
Baca juga: Saat Bupati Karawang Bahagiakan 600 Anak Yatim di Gebyar Paten
Beberapa wilayah tersebut antara lain; Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Bekasi, Kota Bekasi, Sukabumi, Karawang dan Cianjur.
“BMKG Jawa Barat merilis peringatan dini cuaca 3 harian wilayah Jawa Barat, mulai Selasa 8 Juli 2025 hingga Kamis 10 Juli 2025,” paparnya.
“Kita terus melakukan pemantauan dan pendistribusian logistik ke wilayah terdampak,” pungkasnya. (*)








