Beranda Regional Dua Warga Karawang Terpapar Virus Varian Baru Corona

Dua Warga Karawang Terpapar Virus Varian Baru Corona

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Karawang, dr. Fitra Hergyana, mengakui ada dua warga Karawang yang terpapar virus corona varian baru asal Inggris B117. Mereka baru pulang dari Saudi Arabia sebagai TKW (tenaga kerja wanita).

“Iya benar ada warga Karawang terpapar virus corona Inggris. Dia adalah Nyonya M (40), warga Kecamatan Lemahabang Wadas dan Nyonya A, warga Kecamatan Pedes,” kata dr Fitra di lobi Gedung Singaperbangsa, Rabu 3 Maret 2021.

Kedua TKW itu datang ke tanah air secara berturut-turut yakni 28 Januari dan 31 Januari 2021. Mereka tiba menggunakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta.

Begitu mendarat, lanjut Fitra, semua penumpang menjalani tes swab PCR dan ternyata kedua TKW itu terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka selanjutnya dibawa ke daerah Pademangan, Jakarta untuk menjalani isolasi.

Sementara itu, tim medis dari Kementerian Kesehatan melakukan uji laboratorium terhadap sampel droplet mereka. Ternyata dari uji whole genome sequencingnya diketahui mereka telah terpapar corona varian baru asal Inggris.

Menurut Fitra,  ke dua TKW itu sudah diperbolehkan pulang ke kampung halamannya masing-masing karena hasil tes swab lanjutannya menyatakan negatif. “Artinya mereka sudah tidak terpapar lagi oleh virus corona,” kata Fitra.

Namun demikian, lanjut dia, tim medis dari Pemkab Karawang dan Pemprov Jabar langsung melakukan pelacakan dan tes terhadap anggota keluarga kedua TKW itu. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona B.1.1.7 di Karawang.

“Karena hasil tes swab PCR-nya negatif mereka kini menjalani isolasi di rumahnya masin-masing,” katanya.

Dijelaskan, Rabu 3 Maret ini, ada dua tim medis yang bergerak ke rumah kedua TKW tersebut untuk melakukan tracking dan  testing kepada mereka yang kontak erat dengan keduanya.

“Sejak kemarin saya langsung kontak Menteri Kesehatan Pak Budi Sadikin dan Ketua Satgas Karawang, Ibu Bupati. Beliau mengarahkan harus secepatnya dilakukan tracking dan testing. Atas dasar itu, dua tim dari Karawang dan Provinsi Jabar langsung bergerak cepat,” kata Fitra.

Meski begitu, dr Fitra mengimbau masyarakat tidak resah atas hal tersebut. Sebab, kedua TKW itu sudah dinyatakan negatif, dan tim medis sedang bergerak melakukan pelacakan. (pikiranrakyat)

 

Artikel sebelumnyaUnsika Terima Satu Unit Mobil Bus dari BJB
Artikel selanjutnyaSeorang Ayah Tega Cabuli Anak Tirinya Selama Enam Tahun