Beranda Regional Dugaan Proyek 80 Miliyar, Jadi Penyebab Banjir Dawuan

Dugaan Proyek 80 Miliyar, Jadi Penyebab Banjir Dawuan

Bencana Banjir terjadi di 45 desa dari 309 desa/kelurahan Se – Karawang, melihat angka itu banjir kali ini cukup menghawatirkan. Pembangunan Karawang yang begitu cepat tidak di dukung dengan perencanaan pengendalian perairan yang matang. Selain itu banyak proyek perairan yang perlu di perhatikan.

Menurut Sekretaris Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Karawang, Maulana Malik Ibrohim mengatakan proyek sipon cikarang gelam yang berlokasi di Desa Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek yang memakan anggaran APBN kurang lebih 80 milyar luput dari lembaga pengawasan pejabat terkait. Senin (22/2/2021)

“Hasil pantauan PC PMII Karawang lubang sipon yang berdiameter 2 meter itu mestinya menggunakan pipa yang berukuran lubang sipon, ini malah di ganti dengan pipa berukuran 1 meter ditumpuk menjadi 4 batang,” kata Maulana

 

Maulana juga meminta pemerintah daerah,provinsi dan pusat untuk mengusut tuntas hasil proyek yang telah di laksanakan ini. Agar tidak terjadi di saluran perairan yang lain guna menjaga pembangunan di Karawang tidak menjadi bencana bagi warga Karawang.

“Sebulum pengerjaan proyek tersebut (Sipon) banjir di BMI tidak separah di tahun 2020 – 2021 ini. Ingat bencana banjir adalah bencana yang paling terkalkulasi!!” selorohnya.

Selain dari itu, Maulana membeberkan berdasarkan hasil pantauan PMII Karawang, permasalahan saluran perairan yang mengakibatkan banjir yang merenggut ekonomi dan menghilangkan pendapatan masyarakat. Perlu adanya normalisasi sungai perairan di seluruh irigasi karena sudah mulai banyak pendangkalan dan penyempitan aliran perairan.

“PMII Karawang akan Fokus mencari akar masalah penyebab banjir parah yang melanda wilayah-wilayah di kabupaten Karawang,” tutupnya (ddi)

Artikel sebelumnyaCegah Bahaya Hoax, Komunitas Malidi Bekasi Gelar Lomba Film Pendek dan Talkshow
Artikel selanjutnyaMasalah PJJ Butuh Solusi Cepat