Beranda Headline Dukung Kemajuan Pendidikan, KIIC Salurkan Beasiswa Rp299,4 Juta untuk 280 Siswa di...

Dukung Kemajuan Pendidikan, KIIC Salurkan Beasiswa Rp299,4 Juta untuk 280 Siswa di Karawang

280 beasiswa kiic karawang
Sebanyak 280 siswa SMA dan SMP di Kabupaten Karawang menerima beasiswa pendidikan dari Karawang International Industrial City (KIIC).

“Terima kasih yang sebesar-besarnya buat rombongan dari KIIC bahwa apa yang telah diberikan kepada masyarakat kami, bukan saja bidang pendidikan, tapi kesehatan, lingkungan dan lain sebagainya,” katanya.

Wawan juga meminta pihak sekolah memastikan bantuan yang diterima tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukannya. Ia menilai bantuan tersebut merupakan amanat yang harus disampaikan kepada penerima manfaat.

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto yang diwakili Inspektur Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Masyhudin, mengatakan program CSR di bidang pendidikan merupakan bentuk investasi untuk masa depan.

Menurutnya, beasiswa tidak sekadar bantuan berupa uang pendidikan, tetapi dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk terus bersekolah dan mengejar cita-cita.

“Ini bukan hanya sekadar beasiswa, tapi ini menjadi jembatan untuk adik-adik kita untuk terus bersekolah, mengejar mimpi, mengejar cita-cita untuk mengubah masa depannya,” ujarnya.

Baca juga: Perbaikan Jalan di Galuh Mas Karawang Rampung 3 Bulan Lagi, tapi Dijanjikan Lebih Cepat

Masyhudin berharap program CSR perusahaan tidak berhenti pada pemberian beasiswa dan mebeler. Ia mendorong agar ke depan program dapat dikembangkan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat, penguatan keterampilan, mentoring hingga kesempatan magang di perusahaan.

Ia juga menekankan pentingnya program CSR dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat, dilaksanakan secara transparan, memiliki indikator keberhasilan, serta dilakukan monitoring dan evaluasi.

“Kita jadikan CSR bukan sekadar Corporate Social Responsibility, tetapi juga Corporate Social Impact. Artinya dari kepedulian menjadi perubahan, dari bantuan menjadi kemandirian, dan dari program menjadi terus berkesinambungan,” katanya. (*)