Beranda Regional Dukung PPKM Darurat, Gerindra Karawang Dorong Industri Punya Ruang Isolasi Sendiri

Dukung PPKM Darurat, Gerindra Karawang Dorong Industri Punya Ruang Isolasi Sendiri

KARAWANG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di tengah lonjakan kasus yang tinggi di Kabupaten Karawang, nampaknya mendapatkan dukungan dari partai Gerindra guna mempercepat penanganan Covid-19.

Dukungan tersebut diucapkan oleh Wakil Ketua bidang OKK DPC Gerindra Karawang, Ecan Frendisco, kebijakan penerapan PPKM Darurat saat ini harus dilakukan secara maksimal.

“Kita tahu, kasus harian yang tercatat dan terkonfirmasi terakhir hari ini mencapai 626 orang, 19 di antaranya meninggal dunia. Tentu ini menjadi catatan kelam, untuk itu Pemkab harus secara massif menerapkan PPKM ini sampai ke tingkatan RT dengan sesuai ketentuan yang berlaku pada penerapan PPKM,” tegasnya.

Apalagi, dikatakannya, kasus harian yang tinggi mengakibatkan Bed Occupancy Ratio keterisian ruangan perawatan pasien Covid-19 mencapai 95 persen.

“Akibat kasus harian tinggi angka BOR capai 95 persen. Antrian pasien Covid-19 membludak, seperti di RSUD Karawang sampai 40 orang lebih” bebernya.

Ecan Frendisco menilai, penambahan BOR di RSUD Karawang sampai 57 persen pun nampaknya masih belum bisa menyelesaikan permasalahan keterisian ruangan perawatan pasien Covid-19.

“Tentu ini miris, penambahan BOR di RSUD kurang lebih 200 Bed pun masih belum bisa menampung masyarakat yang terpapar Covid-19,” tandasnya.

Ecan Frendisco juga berharap seluruh instansi swasta seperti perusahaan dapat menyediakan fasilitas perawatan pasien Covid-19 di Kabupaten Karawang bagi karyawannya.

“Seharusnya semua perusahaan di kabupaten Karawang mau menyediakan hotel untuk perawatan karyawannya yang terpapar Covid-19, tentu saya rasa ini akan bisa membantu dalam menangani permasalahan Bed Occupancy Ratio di kabupaten Karawang,” pungkasnya.

Bukan hanya permasalahan ketersediaan Bed Occupancy Ratio, dalam upaya melakukan tracing, tracking, dan testing pun akan lebih mudah dilakukan.

“Penyediaan hotel untuk rawat inap pasien Covid-19 juga akan memudahkan Pemkab dalam melakukan tracing, tracking, dan testing dalam penyebaran Covid-19, dan juga akan memudahkan Nakes dalam merawat buruh pabrik yang terpapar” katanya.

Di sisi lain, Ecan Frendisco juga menyoroti kasus harian yang begitu tinggi mengakibatkan tumbangnya ratusan Nakes di Kabupaten Karawang.

“Sekarang sekitar 500 lebih tenaga kesehatan dari RSUD dan Puskesmas terpapar, salah satu faktornya mungkin mereka kelelahan dalam menangani kasus lonjakan Covid-19 yang masih tinggi sehingga mengakibatkan daya tahan tubuh mereka melemah dan pada akhirnya terpapar,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya meminta Pemkab segera melakukan perekrutan relawan terhadap kampus yang membuka program studi kesehatan untuk membantu para nakes.

“Saya kira sudah seharusnya, dalam memaksimalkan penanganan pasien Covid-19 untuk terus meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 Pemkab segera melakukan perekrutan relawan dari setiap kampus yang membuka program studi kesehatan untuk membantu nakes di Karawang” tandasnya.

Sambung Ecan Frendisco, penerapan PPKM Darurat ini harus menjadi momentum menguraikan permasalahan Kasus lonjakan Covid-19 yang begitu tinggi. “Untuk saat ini, partai Gerindra mendukung penerapan PPKM Darurat, dan saya berharap Pemkab Karawang mampu memberikan yang terbaik buat masyarakat Karawang untuk terus menekan kasus penularan Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ecan Frendisco menuturkan, agar seluruh stakeholder termasuk masyarakat Karawang mengikuti ketentuan yang berlaku dalam penerapan PPKM Darurat.

“Tentu nya kami juga berharap kepada masyarakat karawang untuk mendukung PPKM ini, semua pihak harus mengerti, mentaati dan melaksanakannya dengan sungguh-sungguh sehingga dalam waktu 18 hari PPKM berjalan dengan efektif.”

Dengan adanya PPKM, politisi partai Gerindra, Ecan Frendisco, berharap bisa menjadi buntut penyelesaian kasus penyebaran agar tidak ada lagi nakes atau masyarakat yang meninggal gara-gara Covid-19.

“Kita juga tidak menginginkan semakin banyaknya korban yang berjatuhan, kami juga kasihan melihat anak-anak yang kehilangan orangtuanya begitupun sebaliknya, kami juga tidak menginginkan kehilangan sahabat kami lagi. Covid-19 ini harus sama-sama kita perangi dengan memberlakukan PPKM Darurat yang diterapkan Pemkab Karawang berdasarkan edaran dari Kemendagri,” pungkasnya. (kie)

Artikel sebelumnyaRS Karawang tak Bisa Tampung Pasien Covid, Satgas Kewalahan
Artikel selanjutnyaPolres Bekasi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Ganja