Beranda Regional Endang Habib Bantah Penggunaan Senpi oleh Anaknya di Sekolah

Endang Habib Bantah Penggunaan Senpi oleh Anaknya di Sekolah

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pihak keluarga terlapor kasus penganiayaan dengan pemukulan yang diduga dilakukan menggunakan senjata api membantah jika benda yang dipukulkan anaknya adalah senjata api sungguhan.

Sang Bapak yang juga merupakan seorang anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menerangkan jika alat yang digunakan anaknya adalah sebuah korek api berbentuk pistol.

“Saya ini hanya anggota DPRD , saya tidak mungkin punya pistol, pistol dari mana, anak saya kan memang suka merokok dan kebetulan korek api yang dimiliki berbentuk pistol, pada saat kejadian yang ada di tas nya hanya itu kemudian ya sudah korek itulah yang dipukulkan, Dan dampak pemukulan pun hanya luka ringan tidak sampai ada jahitan bahkan sampai perawatan rumah sakit,” ujar Endang Habib menjelaskan.

Saat ditemui Tvberita.co.id di rumahnya, Endang Habib dengan didampingi kedua putranya, kakak dari terlapor, dan disinggung terkait dilaporkannya sang anak ke pihak kepolisian dengan aduan telah melakukan penganiayaan menggunakan senjata api terhadap rekan sekelasnya, wakil rakyat ini pun kembali membantah.

Menurutnya, sejak terjadinya peristiwa di sekolah beberapa hari lalu hingga hari ini belum ada pemanggilan terhadap dirinya sebagai orang tua.

Namun ia mengaku, siap jika memang permasalahan anaknya ini harus sampai keranah hukum. Ia dan keluarga akan siap pasang badan bertanggung jawab menyelesaikan segala konsekuensinya. Karena memang kesalahan ada dipihak anaknya sebagai terlapor.

Meski demikian, Endang menyesalkan sikap yang diberikan pihak sekolah yang seolah angkat tangan begitu saja terkait pertengkaran kedua siswanya ini.

Menurutnya, pihak sekolah seharusnya mampu menyelesaikan permasalahan ini dengan bermusyawarah mendamaikan kedua belah pihak, karena yang terjadi hanyalah masalah kenakalan remaja biasa saja.
 
“Guru ini seharusnya mampu menyelesaikan permasalahan ini didalam sekolah, karena setelah saya berkonsultasi dengan pihak manapun mereka menyarankan seharusnya Inseden kecil ini bisa selesai di sekolah, dimana anak memang masih dibawah umur dan masih bersekolah,” ulasnya menyesalkan.

Dengan lirih,  ia pun mengatakan jika sebagai orang tua, dirinya sudah memberikan bimbingan yang cukup kepada anak lelakinya itu. Namun bimbingan orang tua saja tidak cukup tetap dibutuhkan pengawasan dan bimbingan dari sekolah.

“Saya menyayangkan kenapa pihak sekolah tidak melakukan musyawarah dan membantu menyelesaikan karena kejadiannya kan disekolah, mereka terkesan lepas tangan dan tidak mau tahu,” tandasnya lagi.

Kembali ditegaskan anggota DPRD yang sudah menjabat dua periode ini, Pistol yang dibawa anaknya bukanlah senjata api namun mainan berupa korek. Bahkan ia mengungkapkan jika ia beserta keluarganya sudah berdamai dengan pihak keluarga terlapor.

Bahkan dengan Wakil Ketua III DPRD pun tidak ada permasalahan dan telah berkomunikasi. Mengingat ayah korban adalah orang dekat dan tim sukses  Budianto.

“Urusan saya dengan pak Budianto sudah selesai , Saya juga sudah memohon maaf kepada Korban dan keluarganya. Anak anak pun sudah kembali bersekolah seperti biasanya,” pungkasnya.(nna/ris)

Komentar Facebook