Beranda Regional Fenomena Politisi Kutu Loncat dan Transfer Caleg di Karawang

Fenomena Politisi Kutu Loncat dan Transfer Caleg di Karawang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Fenomena politisi yang kerap berpindah partai, atau yang terkenal dengan sebutan kutu loncat menjadi ketakutan tersendiri bagi para petinggi partai politik.

Terlebih memasuki tahun politik seperti saat ini. Dimana tahapan demi tahapan pesta demokrasi pemilihan umum legislatif dan presiden tahun 2019 mendatang sudah mulai berjalan. Mereka takut jika kader-kader terbaiknya dibajak partai lawan.

Namun hal tersebut tak berlaku bagi Wakil Ketua I Partai Demokrat, Bayu Irawan S.Sos yang juga turut memeriahkan bursa calon legislatif (Caleg) dengan mengajukan diri menjadi Bakal Calon Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Barat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Justru yang terjadi di Demokrat, banyak kader partai lain bergabung ke kami. Jika dari Partai Demokrat ke partai lain hanya ada seorang,” ujarnya kepada Koran Berita beberapa waktu lalu.

Menurut Bayu, berpindahnya partai bagi seorang kader politik adalah sebagai hal yang biasa. Dan merupakan bentuk lain dari pindah dari zona nyaman menuju zona yang lebih nyaman lagi.

Ia pun mengaku Partai Demokrat menghormati keputusan sejumlah orang yang memilih berpindah partai politik. Termasuk, orang-orang yang sebelumnya menjadi kader Demokrat.

“Jika ada dari partai lain yang ingin berpindah dari partainya ke Demokrat tentu kami menerima dengan baik. Tentunya tanpa mengabaikan prosedur – prosedur yang harus ditempuh,”ungkapnya.

Dikatakan Bayu, kewajiban dirinya dan tentu yang lainnya sebagai pengurus untuk menawarkan kepada mantan kader-kader tersebut jika ingin masuk menjadi bagian dari Partainya harus bersedia membesarkan Demokrat, berbuat jauh lebih baik lagi dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mereka kan politisi, jadi kalau melakukan move kan perlu alasan yang diperkirakan akan menarik perhatian,”ulas Bayu.

Ketika disinggung Koran Berita, mengenai beberapa banyak politisi partai lain yang pindah ke Partai Demokrat saat ini, Bayu hanya menjawab bahwa jumlah secara detail ia tidak mengetahui secara pasti.

Namun ia menegaskan memang ada.”Ada, tapi siapa dan dari partai mana itu bukan kewenangan saya untuk menyatakan ke hadapan publik, itu kewenangan Ketua DPC atau Sekretaris,”ucapnya.

Namun Bayu yakin, berpindahnya kader-kader partai lain ke Demokrat hal tersebut dikarenakan partai berlambang Mercy itu semakin besar dan mampu meraih kepercayaan masyarakat.

“Keputusan akhir tetap di pimpinan. Tapi dengan banyaknya orang yang mendaftarkan diri menjadi bacaleg melalui partai kami, ini membuktikan Partai Demokrat semakin besar,”pungkasnya.(nin/ds)