Beranda Bandung Gubernur Jabar Janjikan Perbaikan Jalan Sebagian Rampung H-10 Lebaran

Gubernur Jabar Janjikan Perbaikan Jalan Sebagian Rampung H-10 Lebaran

Gubernur jabar perbaikan jalan
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menjanjikan perbaikan jalan rusak bisa rampung sebagian sebelum hari raya Idul Fitri. (Foto/istimewa)

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menyebutkan perbaikan ruas jalan provinsi terus dikebut tahun ini.

Pria yang akrab disapa Emil itu menjanjikan 50 persen dari total 71 perbaikan ruas jalan provinsi bisa rampung sebelum lebaran.

“Sebelum Lebaran itu dibatasi H-10 harus sudah selesai karena sudah mulai mudik. Nanti 50 persennya insya Allah setelah Lebaran dituntaskan,” imbuhnya.

“Nah perbaikan jalan provinsi ini ada 71 pekerjaan dan alhamdulillah, insya Allah setengahnya beres sebelum Lebaran,” kata Gubernur Jabar dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Jalan Penghubung Karawang-Purwakarta yang Rusak Cuma Dihiasi Spanduk Peringatan

Menurut Emil, tahun 2023 dan 2024 Pemprov Jabar memfokuskan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan.

“Tahun ini tahun ngaspal jalan, termasuk tahun depan sudah dirancang mayoritas juga akan urusan ngaspal jalan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, perbaikan jalan tersendat dikarenakan selama kurun waktu dua tahun seluruh lini kehidupan di Indonesia bahkan dunia terhantam pandemi Covid-19.

“Kalau ditanya kenapa baru sekarang? Karena selama Covid-19 itu potensi kita setahun hilang Rp5 triliun yang mayoritas sebenarnya untuk anggaran infrastruktur,” tuturnya melansir Kompas.com.

Baca juga: Hati-hati! Sensasi Bergoyang di Jalan Raya Klari Bahayakan Pengendara

Emil menyebut, selama memimpin Jawa Barat, pemerintahan sempat terganggu akibat pandemi Covid-19 sehingga anggaran untuk perbaikan infrastruktur pun didahulukan kepada bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak pandemi.

“Jadi lima tahun terakhir ini adalah lima tahun pemerintahan yang terdampak Covid-19. Dampaknya itu jadi tidak bisa menilai pembangunan di Jawa Barat dengan kaca mata normal karena kaca matanya tidak normal, akibat Covid-19 anggaran tergeser ke bansos, pendapatan juga hilang,” ungkapnya.

“Nah sekarang karena situasi sudah normal kita lakukan. Bukan tidak dikerjakan karena memang situasinya darurat. Mudah-mudahan tahun ini dan tahun depan jalanan di Jawa Barat insya Allah mulus sehingga memperlancar pembangunan dan ekonomi masyarakat,” jelasnya. (*)