Beranda Ekonomi Harga Gabah Rendah, Dewan Jabar Sentil Bulog

Harga Gabah Rendah, Dewan Jabar Sentil Bulog

KARAWANG – Rendahnya harga gabah yang dikeluhkan para petani di Kabupaten Karawang, turut menuai sorotan Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati.

Ia menilai, situasi tersebut terjadi secara umum dialami petani di Jawa barat, bahkan bisa dibilang sepulau Jawa, di mana ketika panen raya tiba, harga malah anjlok.

Hal itu, disebabkan perhitungan stok beras yang selalu keliru dengan kebijakan impor beras.

Baca juga: Harga Gabah Rendah, DPRD Jabar Sentil Bulog

“Ini kejadian yang terus berulang, setiap masa panen selalu ada problem. Ini pelajaran penting buat kita semua untuk semakin perlunya mengaktifkan kembali gerakan lumbung desa, khususnya di Karawang,” ujar Kang Toleng, sapaan akrabnya, Rabu (30/6).

“Ini situasi yang harus diperbaiki terutama soal tataniaga beras dan kebijakan fundamental soal ketahanan pangan,” sambung dia.

Dirinya menyebut, pemerintah harus bertanggung jawab, karena tugas pokok dan fungsinya mengatur soal harga dasar gabah dan mendorong terwujudnya swasembada pangan.

Baca juga: Bulog Karawang: Serapan Gabah Nunggu Instruksi Pusat Dulu

Tak hanya itu, Toleng juga menyentil peran Bulog yang dinilainya lamban memperhitungkan harga gabah dan stok beras untuk mengantisipasi situasi saat ini.

“Bulog harusnya bisa lebih cepat lagi dalam menghitung waktu soal harga gabah dan stok beras sebagai cadangan pangan dan lebih cepat dalam mengantisipasi kondisi lapangan,” tandasnya.

Dijelaskannya, perlu upaya strategis guna memperkuat peran dan mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan kesejahteraan petani.

“Ke depan khusunya di Karawang, harus ada langkah-langkah strategis guna mendukung dan memperkuat posisi para petani, biar kita gak terlalu tergantung dengan pasar dan kita upayakan pemerintah bisa lebih hadir dan terasa manfaatnya buat petani,” pungkasnya. (kie/red)

Artikel sebelumnyaSeorang Pemuda Bobol Minimarket di Bekasi Timur
Artikel selanjutnyaTingginya Kasus Covid 19, Karawang Harus Lockdown