Beranda Headline Honorer Kecewa Undangan HUT PGRI Dikhususkan untuk Guru PNS, Nandang: Sudah Klarifikasi

Honorer Kecewa Undangan HUT PGRI Dikhususkan untuk Guru PNS, Nandang: Sudah Klarifikasi

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID– Sejumlah guru honorer mengaku kecewa karena tidak diundang dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional tahun 2019.

 

Padahal, PGRI itu jelas bukan hanya milik guru yang berstatuskan Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja akan tetapi ada elemen lain didalamnya yakni juga guru honorer dan guru swasta.

Bahkan Pemerintah jelas mengamanahkan agar PGRI mengapresiasi pendidikan dengan baik, dan ”mempercayakan” kepada PGRI untuk mengayomi seluruh guru baik PNS maupun honorer bak keluarga.

Dikonfirmasikan Tvberita.co.id kaitan surat undangan yang ditandatangani Bupati Karawang tersebut, dimana undangan hanya ditujukan kepada guru PNS saja.

Ketua PGRI Kabupaten Karawang Nandang Mulyana ketika dikonfirmasi Tvberita.co.id mengatakan jika pihaknya sudah melakukan klarifikasi terkait kesalahan undangan tersebut.

Nandang mengungkapkan, ia sudah mengundang semua guru Via WA Group, bahwa undangan tersebut juga untuk semua guru di Kabupaten Karawang, baik SD, SMP, SMA maupun SMK baik guru Negeri dan Swasta.

Agar semua hadir disini, merayakan Hari Ulang Tahun kita (PGRI, Red).

“Saya sudah klarifikasi, bahwa semua guru baik PNS, Swata maupun honorer tidak dibeda-bedakan oleh Pemerintah Daerah, semua sama, semua hadir merayakan HUT PGRI,” kata Nandang yang ditemui disela-sela acara HUT PGRI ke- 74 dan HGN tahun 2019 di Halaman Kantor Bupati Plaza Pemda Karawang, (25/11).

Dalam kesempatan HUT PGRI dan HGN 2019 ini, Nandang pun menyerukan bahwa guru harus ada kebersamaan dan kekompakan karena guru adalah mitra strategis pemerintah dalam rangka pengabdian diri.

Sehingga guru-guru harus mendukung setiap kebijakan – kebijakan pemerintah selama itu memang berkiblat kepada guru.

“Guru itu tidak hanya mengajar tetapi juga mendidik. Karena jika menuju kepada arah revolusi mental mendidik lebih baik dari pada mengajar,” pungkasnya. (nna/dhi)