Beranda Regional Imbas Corona: Sekolah se-Karawang Diliburkan, CFD dan Study Tour Ditiadakan Sementara

Imbas Corona: Sekolah se-Karawang Diliburkan, CFD dan Study Tour Ditiadakan Sementara

KARAWANG- Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/1604/Dinkes tentang tindak lanjut pencegahan penyebaran Coronavirus Desease 2019 (Covid-19).

Surat edaran itu bertujuan untuk upaya mengurangi risiko penularan, sehingga meliburkan selama dua pekan dan fasillitas umum milik pemerintah ditutup sementara.

“Meliburkan siswa TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs mulai 16 Maret hingga 28 Maret 2020. Siswa belajar di rumah,” kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Tidk hanya sekolah, kegiatan seperti outing class, study tour atau kegiatan sejenis lainnya pada satuan pendidikan di Karawang juga ditunda.

“Pelayanan posyandu dan posbindu dihentikan sementara. Imunisasi dan pelayanan ibu hamil dilakukan di puskesmas,” kata Cellica.

Cellica memastikan seluruh pelayanan publik beroperasi seperti biasa dengan tetap memperhatikan upaca pencegahan Covid-19. Meski begitu, kegiatan yang memobilisasi pengumpulan massa, pegawai, dan masyarakat ditunda.

Untuk itu Pemkab Karawang mengimbau masyarakat menghindari tempat umum, keramaian, dan ruang publik apabila tidak ada kepentingan mendesak.

“”Seluruh pemilik atau pengelola perkantoran, hotel, tempat hiburan, restoran, temapt wisata, tempat ibadah, dan tempat umum lainnya menyediakan sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun antiseptik atau hand sanitizer,” kata Cellica.

Bupati juga meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada. Apabila masyarakat mengalami gejala mirip Covid-19, segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit terdekat atau menghubungi hotline Pemkab Karawang 0899 9700 119 (SPGDT lokal Karawang) atau hotline pemerintah pusat 199 exs 9.

Sejumlah tindakantersebut, kata Cellica, diterapkan untuk melindungi masyarakat sesuai Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dan Surat Edaran Menteri Kesehatan menindaklanjuti penetapan darurat global Covid-19 oleh WHO.(ris)