
“Mudah-mudahan melalui pengenalan ini, siswa yang memiliki minat di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai pendidikan kedinasan serta menjadikannya sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA,” ucapnya.
Baca juga: Syaiful Huda Dorong Petani Karawang Melek Informasi Iklim, Produksi Jadi Taruhan
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMAN 4 Karawang, Taupik mengapresiasi atas dilaksanakannya program INSPIRE tersebut. Menurutnya, pemberian pemahaman keimigrasian kepada para siswa/i sangat penting untuk dilakukan.
“Karena setiap negara itu punya pintu. Sama halnya rumah, kalau rumah itu ada orang bebas masuk dan keluar tidak enak. Harus dijaga,” sebutnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2026 Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menghadirkan inovasi baru bernama INSPIRE. Melalui program INSPIRE, Imigrasi Karawang memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kalangan mahasiswa dan pelajar yang masih masuk dalam kelompok usia produktif mengenai bahaya dari TPPO. (*)








