Beranda Headline Intip Desain Jembatan Walahar Karawang Senilai Rp 51 Miliar

Intip Desain Jembatan Walahar Karawang Senilai Rp 51 Miliar

Desain jembatan walahar karawang
Desain Jembatan Walahar Karawang. Dok/istimewa

KARAWANG – Pengerjaan proyek jembatan Walahar Tahap II terus dikebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. Diharapkan, jembatan tersebut bisa beroperasi di akhir tahun 2023.

Hal itu diungkapkan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana di unggahan akun instagram pribadinya pada Rabu, 26 Juli 2023.

Unggahan tersebut juga turut melampirkan beberapa desain bangunan Jembatan Walahar yang tengah dirampungkan.

Dia harapkan, jembatan yang menghubungkan dua kecamatan antara Klari-Ciampel ini bisa dinikmati masyarakat di akhir 2023.

“Semoga di akhir tahun 2023 Jembatan ini bisa digunakan dan memberikan manfaat bagi Masyarakat Karawang terkhusus untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di daerah tersebut,” harap Cellica.

Baca juga: Pilu Pedagang Pasar Proklamasi: Terancam Gulung Tikar, Termakan Janji Manis Bupati Karawang

Desain jembatan walahar karawang
Desain Jembatan Walahar Karawang. Dok/istimewa
Kuras anggaran Rp 51 miliar

Seperti diketahui, proyek jembatan ini melintang sepanjang 130 meter dengan lebar 7 meter dan dibangun melalui Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp 51 miliar. Di tahap pertama sudah dibangun Rp 15 Miliar dan akan dilanjutkan tahap kedua sebesar Rp 36 Miliar.

“Jika tak ada halangan, kami targetkan akhir tahun ini jembatan tersebut sudah jadi dan bisa digunakan oleh masyarakat terutama para pekerja yang berasal dari Klari menuju kawasan industri Ciampel,” seru Cellica.

“Sehingga warga kami tak perlu terjebat kemacetan yang menyita waktu lagi diatas bendungan Walahar,” sambungnya.

Desain jembatan walahar karawang
Desain Jembatan Walahar Karawang. Dok/istimewa

Selain jembatan Walahar, kata dia, PUPR juga miliki dua jembatan lainnya yang akan dibangun.

Baca juga: Mangkrak Bertahun-tahun, Bupati Karawang Janjikan Proyek Jembatan Walahar Tuntas Tahun Ini

Yakni tahap kedua jembatan Cigunungsari Pangkalan, yang kami alokasikan Rp 6 Miliar dengan spesifikasi panjang 40 meter dan lebar jalan 7 meter, serta Jembatan Tirtamulya arah Ciselang yang juga kami bangun Rp 6 Miliar dengan spesifikasi panjang 45 meter lebar 5 meter.

“Kami menyadari semakin baik infrastruktur jalan dan jembatan di Karawang akan membuat angkutan orang dan barang kian lancar, membuat iklim investasi kita kian kompetitif karena bisa memotong biaya transportasi, serta mendorong lahirnya titik2 baru ekonomi daerah,” pungkasnya.

Proyek Jembatan Walahar sempat mangkrak selama hampir empat tahun sejak dibangun tahun 2019 silam.

Karena sudah lama terhenti proses pembangunannya, maka Pemkab Karawang di tahun ini berinisiatif untuk mengambil alih dan melanjutkan proses pembangunan. (*)