Beranda Regional Isi Jabatan Kosong, Wali Kota Bekasi Lantik 48 Pejabat

Isi Jabatan Kosong, Wali Kota Bekasi Lantik 48 Pejabat

BEKASI, TVBERITA.CO.ID- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Pj. Sekretaris Daerah Widodo Indrijantoro, dan segenap pejabat eselon II yang hadir untuk menyaksikan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para pejabat struktural eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kota Bekasi. Bertempat di Jalan Baru Pekayon, tepatnya depan SMA Negeri 8 Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan.

Pelantikan yang saat ini dilakukan untuk mengisi jabatan kosong yang diharapkan semakin mengingkatkan harapan masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas, sehingga bisa menghasilkan terciptanya Visi Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera, dan Ihsan.

Daftar para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan sebanyak 48 orang, di antaranya untuk eselon III 26 pejabat, dan 22 pejabat hadir di eselon IV.

“Pindah alih tugas maupun pelantikan ini merupakan tanggung jawab besar sebaga pejabat, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat tugas utamanya memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan,” ungkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada Berita Bekasi.

Menurutnya,  saat ini zamannya bukan lagi goverment melainkan digital, untuk itu  perlu beradaptasi dengan era digital ini, jika tidak mengikuti diibaratkan sudah tertinggal jauh jika naik kereta api.

“Harus punya kreativitas sendiri, jangan menunggu arahan dari pimpinan, ubah pola pikir dan mindsetnya, itu yang bisa menyeimbangi keadaan digital sekarang,” ujar Wali Kota.

Diucapkan juga oleh Wali Kota, kini masyarakat adalah raja bagi pemerintahan, mereka harus dilayani, dibantu kebutuhan apa pun yang ingin dibuat.

“Karena itu di Pemerintah Kota Bekasi kita maksimalkan pelayanan hingga di kecamatan sampai jam 21.00 dan hingga hari Sabtu, ini adalah bentuk pelayanan yang bisa memudahkan masyarakat, tidak perlu jauh lagi ke dinas untuk mengurus kebutuhannya.”

“Pemikiran yang sifatnya linear, hanya diam di situ saja dan yang selalu berputar dalam aturan birokasi yang kaku, harus keluar secara berpikir taktis, yang punya ide kreatif,” tuturnya. (asm/fzy)

Artikel sebelumnyaGenjot Upsus Pajale, Gerakan Tanam Padi di Purwakarta
Artikel selanjutnyaJanjikan Tidak Ada Keluhan, PDAM Gandeng BNI